Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Usai Tengok Pembangunan Masjid, Eka Santuni Orang Miskin

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25645.jpg

    SUMEDANG-Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan berharap dirinya bisa turut meresmikan Masjid Al-Barokah Dusun Sadang Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor yang saat ini kondisinya sedang dalam proses perbaikan.

    Perkataan Bupati diungkapkan selepas dirinya bersama jajaran Pejabat TNI/POLRI/ASN lingkungan Pemkab Sumedang melaksanakan Sholat Jumat, (3/11/2017) di Masjid tersebut, dimana saat ini progres pembangunannya baru mencapai sekitar 33 persen.

    Ketua DKM Masjid Al-Barokah, Jaitun mengatakan, saat ini uang kas untuk pembangunan masjid tersedia sekitar 500 juta, sedangkan dalam Rencana Anggaran dibutuhkan biaya sekitar 1,5 Miliar.

    "Walaupun uang kas untuk melanjutkan pembangunan masih kurang satu miliar rupiah, tapi kita optimis pembangunannya dapat kita rampungkan, dan kami mohon dorongan juga dari Bapak (Bupati)," ujarnya.

    Menanggapi perkataan Ketua DKM saat itu, Bupati Eka turut memberikan motivasi, dan dirinya pun optimis pembangunan masjid akan dapat diselesaikan pada tahun 2018 mendatang.

    "Kalau dilihat dari masyarakat nya yang guyub dan kompak, saya yakin pembangunan masjid ini akan dapat selesai tahun depan (2018), dan Insha Allah saya berkesempatan meresmikannya," tuturnya.

    "Terkait kekurangannya (biaya), agar secepatnya pula DKM masjid mengajukan proposal yang ditujukan ke Pemda, mudah-mudahan saja ada buat nambah-nambah lah," imbuhnya.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka pun berkenan memberikan bantuan untuk pembangunan masjid berupa semen secara simbolis yang diserahkan kepada Ketua DKM Masjid Al-Barokah.

    Di hari yang sama, Bupati bersama rombongan menyantuni para jompo sebanyak tujuh orang lanjut usia termasuk yang sedang menderita sakit yang berada di Dusun Sadang Desa Cibeusi dengan memberikan sejumlah sembako dan kebutuhan sandang lainnya.

    Ketujuh orang yang disantuni Eka saat itu ialah Apong (63 th), Onoh (66 th), Endi (95 th), Cece (77 th), Sapri (75 th), Eti (56 th) dan Ani (75 th).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus