Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pada Bulan Oktober NTP di Jabar Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25671.jpg

    BANDUNG-Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Barat pada Oktober 2017 (2012 =100) sebesar 107,36 atau naik sebesar 1,30 persen dibandingkan NTP September 2017 yang tercatat sebesar 105,98. Kenaikan NTP tersebut disebabkan oleh kenaikan Indeks Harga Diterima Petani (IT) sebesar 1,32 persen dan kenaikan Indeks Harga Dibayar Petani (IB) sebesar 0,01 persen. 

    Kepala BPS Jabar Doddy Herlando mengatakan, pada Bukan Oktober 2017 dari lima Subsektor pertanian ada dua subsektor yang mengalami penurunan NTP, yakni NTP Subsektor Peternakan turun 0,78 persen dari 114,90 menjadi 114,01, dan Subsektor Perikanan yang turun sebesar 0,62 persen dari 101,90 menjadi 101,27. 

    Sementara tiga subsektor lainnya mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada NTP Subsektor Tanaman Pangan, naik 2,91 persen dari 100,58 menjadi 103,50, Diikuti NTP Hortikultura, naik sebesar 1,40 persen dari 111,96 menjadi 113,53, dan Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat juga mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen dari 102,92 menjadi 102,96. 

    NTP Subsektor Peternakan pada posisi 114,01 tercatat mengalami penurunan sebesar 0,78 persen dari NTP September 2017 sebesar 114,90 menjadi 114,01. Indeks Diterima Petani (IT) turun sebesar 0,78 persen dan Indeks yang Dibayar Petani (IB) tetap sebesar 122,20. Bila dirinci per subkelompok, Subkelompok Ternak Besar turun sebesar 1,14 persen, Subkelompok Ternak Kecil turun sebesar 1,10 persen, Subkelompok Unggas turun sebesar 1,65 persen, sementara Subkelompok Hasil Ternak naik sebesar 1,06 persen. Di sisi pengeluaran petani, Indeks Dibayar Petani (IB) tidak mengalami perubahan akibat IB Konsumsi Rumah Tangga turun sebesar 0,03 persen, dan IB Biaya Produksi & Penambahan Barang Modal naik sebesar 0,03 persen.  

    NTP Perikanan Nilai Tukar Petani Subsektor Perikanan pada Oktober 2017 mengalami penurunan sebesar 0,62 persen dibandingkan September 2017 dari 101,90 menjadi 101,27. Hal ini terjadi akibat indeks Diterima Petani (IT) turun sebesar 0,59 persen sementara Indeks Dibayar Petani (IB) naik sebesar 0,03 persen. Dari sisi pendapatan petani, IT Subkelompok Penangkapan Ikan turun sebesar 0,99 persen sementara IT Subkelompok Budidaya turun 0,55 persen. Dari sisi pengeluaran, Indeks yang dibayar (IB) mengalami kenaikan sebesar 0,03 persen akibat IB Konsumsi Rumah tangga naik 0,01 persen, sementara IB Biaya Produksi & Penambahan Barang Modal naik 0,09 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus