Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kabupaten Bandung Segera Miliki Kampung Hidroponik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25693.jpg

    BANDUNGKAB-Geliat inovasi bidang pangan terus dilakukan, salah satunya adalah membangun kampung hidroponik di Kabupaten Bandung. Hal tersebut diungkapkan Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser, yang juga sebagai Bunda Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Kabupaten Bandung. 

    Dalam hal terdukungnya ketahanan dan kedaulan pangan, Teh Nia sapaan akrabnya, terus mendorong masyarakat khususnya para perempuan untuk turut serta terlibat, membangun kedaulatan pangan di wilayahnya, karena pangan merupakan kebutuhan dasar manusia.

    "Saya dorong para perempuan, untuk terlibat aktif dalam membangun kedaulatan pangan. Salah satunya yakni melalui kegiatan KWT (Kelompok Wanita Tani) untuk mewujudkan kampung hidroponik di wilayah masing-masing," ungkapnya saat dikonfirmasi.

    Lebih lanjut Teh Nia berharap, selain mendukung program Bandung seribu kampung, gairah para KWT untuk menjadi pelaku kampung hidroponik yakni untuk menjaga ketersediaan  pangan dan gizi serta bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

    "Bukan saja untuk membangun Bandung seribu kampung, lebih  dari itu, para perempuan ini juga bisa menyalurkan waktu luangnya untuk hal yang mendatangkan rejeki, dari pada ngerumpi, lebih baik menjadi petani sayur hidroponik, hasilnya bisa dikonsumsi atau bahkan dijual ke tetangga," tandasnya.

    Sementara menurut Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten  Bandung A.Yeni Noberti,S.Sos.,M.Si, berinisiasi untuk melakukan gebrakan melalui pengembangan program KRPL. 

    Dia bersama jajaran, menyusun strategi dengan merangkul pihak luar sebagai parter, sehingga pembangunan kampung hidroponik, yang rencananya melibatkan 31 kecamatan itu bisa berhasil dan tepat guna bagi masyarakat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus