Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Program Swasembada Jagung Nasional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25706.jpg

    SUMEDANG-Dalam rangka menuju swasembada Jagung Nasional, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan mampu mencapai target sasaran yang diprogramkan oleh Pemerintah Pusat dimana telah menetapkan Kab. Sumedang harus memiliki lahan guna penanaman Jagung dengan total lahan seluas 7.200 hektare.

    Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan Kab. Sumedang Yosep Suhayat dalam acara pencanangan gerakan serentak tanam jagung yang dilaksanakan di Desa Cilengkrang Kec. Wado, Selasa, (7/11/2017) pagi.

    Diterangkan Yosep dihadapan Bupati Sumedang H. Eka Setiawan beserta tamu undangan lainnya seperti Kepala Dinas Tanaman Pangan & Hortikultura Provinsi Jawa Barat Hendy Jatnika, Asisten Teritorial Kodam III Siliwangi Letkol. Muchlis serta beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kab. Sumedang yang hadir saat itu, jagung yang berhasil ditanam di atas lahan seluas 7.200 hektare itu tersebar di 26 kecamatan yang ada di wilayah Kab. Sumedang.

    "Luas lahan untuk penanaman jagung jenis Hibrida berbeda untuk satu kecamatan dengan kecamatan lainnya, dan sementara ini, di wilayah Kec. Cibugel lah yang memiliki lahan paling luas," terangnya.

    Yosep yang juga selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan merasa optimis, pada tahun selanjutnya Kab. Sumedang dapat memiliki lahan tanam jagung di atas 10 ribu hektare, sehingga Sumedang dapat menjadi salah satu daerah pendorong guna mewujudkan swasembada jagung nasional.

    "Dengan dukungan dari seluruh stakeholder terutama dukungan dari Pak Bupati (Eka), kami optimis dapat terus menambah luas lahan untuk tanam jagung, karena memang potensi (lahan) yang kita miliki masih tersedia," bebernya.

    Sementara itu sesaat sebelum melakukan pencanangan, Bupati Eka menuturkan bahwa khususnya daerah Desa Cilengkrang tempat digelarnya acara memang dinilainya sangat cocok untuk digunakan sebagai daerah pertanian, termasuk pertanian tanaman jagung.
    "Mudah-mudahan, setelah kegiatan pencanangan tanam jagung di sini (Cilengkrang), dapat kita jadikan sebuah momentum guna meningkatkan produktivitas Padi, Jagung dan kedele (Pakjale) khususnya jagung, semoga saja pemerintah yang dalam hal ini Pemerintah Pusat dan Provinsi terus mengalokasikan untuk kebutuhan pertanian di Kab. Sumedang, seperti halnya kebutuhan peralatan, bibit dan benih bagi para petani kita," ujarnya.

    "Lokasi saat ini (Cilengkrang) saya kira bukan hanya cocok dijadikan pengembangan pertanian, namun juga ke depan kita akan coba dorong juga sebagai daerah wisata," imbuh Eka.

    Selepas dilakukan pencanangan, pada kegiatan yang diisi pula oleh berbagai kegiatan seperti pengobatan massal gratis yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kab. Sumedang serta pembagian sembako dan bibit berikut pupuk bagi para petani, Bupati Eka pun menyerahkan secara simbolis SK CPNS kepada sebanyak 33 orang Tenaga Harian Lepas Penyuluh Pertanian di lingkungan Pemkab Sumedang.

    Khusus kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan yang baru menerima SK pengangkatan, Eka berpesan agar hendaknya para PPL mampu bekerja dan mengemban tugas dengan sebaik-baiknya."Saya harap para PPL yang baru menerima SK pengangkatan bisa menjalankan pekerjaan dengan baik, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Sumedang," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus