Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    P2TP2A Kabupaten Garut Dinobatkan Sebagai Cluster Maju dan Reposnsif

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25723.jpg

    Kabupaten Garut - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut dinobatkan sebagai anggota dari P2TP2A Kategori Maju, bersama 6 kabupaten/kota di Jawa Barat, yakni Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta Kota Cirebon.

     
    Penobatan itu dipastikan setelah P2TP2A Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Ekspose yang mengangkat tema “Memantapkan Kinerja Terpadu Dalam Pemberdayaan Perempuan dan Anak”, di Hotel Zodiac Jalan Kebon Kawung No. 54 Bandung, Selasa (07/11/2017). Seluruh presentasi P2TP2A Kabupaten/Kota dinilai oleh tiga orang penilai, antara lain Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AKB Provinsi Jawa Barat Dudi Damhudi, Wakil Ketua P2TP2A Jawa Barat Nenny Kencanawati, dan Sosiolog Bina Hayati.
     
    Selain penghargaan cluster berdasarkan penilaian juri tersebut, Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat, Ny. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, juga menganugerahkan penghargaan khusus kepada Ketua P2TP2A Kabupaten Garut dan Kota Sukabumi yang dinilainya paling responsif.
     
    “Dengan kategori ini kita berikan apresiasi kepada P2TP2A Kabupaten/Kota, sebagai upaya ke depan dari rintisan menjadi tumbuh, tumbuh menjadi berkembang, berkembang menjadi maju, dan maju menjadi prima. Ini adalah satu rangkaian kategori yang akan kita kembangkan, dalam rangka untuk memberikan penguatan, semangat, dan memperkuat keberadaan P2TP2A di Kabupaten/Kota se-Jawa Barat,” kata Wakil Ketua P2TP2A Jawa Barat Nenny Kencanawati yang juga salah juri dalam penilaian ini.
     
    Sekretaris P2TP2A Kabupaten Garut yang juga Kepala Bidang Perlindungan Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa, usai menerima penghargaan mewakili Ketua P2TP2A, mengungkapkan ekspose ini merupakan bentuk konfirmasi dari data awal yang telah diberikan oleh P2TP2A Kabupaten/Kota secara tertulis. Sebelumnya, tim penilai telah melakukan verifikasi lapangan dan meninjau setiap P2TP2A beserta kelengkapannya seperti shelter, sarana prasarana yang dimiliki, serta penyebaran angket untuk kelengkapan administratifnya. “Hasil ekspose ini membagi seluruh P2TP2A menjadi lima cluster sesuai tingkat kinerjanya, yakni Cluster Rintisan sebagai cluster paling awal, Cluster Tumbuh, Cluster Berkembang, Cluster Maju, serta Cluster Prima”, ujar Rahmat.
     
    Secara terpisah, Ketua P2TP2A Kabupaten Garut, Ny. Hj. Diah Kurniasari, mengungkapkan kegembiraannya dengan penghargaan ini, seraya berharap  mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Garut, khususnya bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. “Bagi kami, pemberantasan kekerasan terhadap perempuan dan anak akan menjadi salah satu ukuran keberhasilan pembangunan”, ujarnya diplomatis.
     
    Ny. Diah berharap di kemudian hari P2TP2A masuk pada ketegori cluster prima. “Karena pada penilain kemarin tidak ada satu pun kabupaten/kota yang masuk kategori cluster prima, maka kami ingin kedepan masuk cluster prima, itu pun mesti ada komitmen dari kepala daerah, mulai  kebijakan, anggaran, program dan kegiatan, SDM yang terlatih, serta adanya pengolahan data yang baik”, pungkasnya.
     
    Menurut Ketua P2TP2A Provinsi Jawa Barat, Ny. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan,  seperti dirilis Humas Provinsi Jawa Barat, hasil ekspose ini bukanlah penilaian akhir dan bukan penilaian tunggal para presentator. Hasil akhir dari penilaian panjang ini akan dinarasikan secara deskriptif dalam bentuk rekomendasi bagi kepala daerah, termasuk pejabat struktural di lingkungan Dinas P3AKB Kabupaten/Kota. Selain itu, penilaian ini juga menjadi rekomendasi kepada P2TP2A Kabupaten/Kota terkait hal apa saja yang masih terus harus mereka tingkatkan, dan apa saja yang harus mereka upayakan agar kinerja mereka terus meningkat.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus