Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hari Pangan Sedunia ke-37, Tingkatkan Ketahanan Pangan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_25742.jpg
    Bersama generasi muda membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan, menjadi tema Hari Pangan Sedunia Tingkat Provinsi Jawa Barat 2017 yang digelar di Stadio Pakansari Kab.Bogor.

    KAB BOGOR-Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-37 Tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor pada 9 s.d 11 November 2017. Tema acara tahun ini adalah "Bersama Generasi Muda Membangun Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan". Acara tersebut dibuka dengan laporan ketua panitia yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika.

    Dalam laporannya, Dewi menjelaskan beberapa kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dan dihadiri kurang lebih 3000 peserta dan undangan. Adapun pembiayaan dari kegiatan tersebut menggunakan APBD Jawa Barat dan Kabupaten Bogor.

    Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Jawa Barat hadir sebagai provinsi yang paling subur di Indonesia, oleh karena itu wajar apabila ketahanan pangannya lebih baik. Aher menilai bahwa Jawa Barat tidak ada masalah mengenai ketahanan pangan.

    Sejumlah keunggulan pangan terdapat di Jawa Barat padahal area sawahnya lebih sedikit dibanding Jawa Timur atau Jawa Tengah yaitu 9000 hektar tapi produktivitasnya tinggi. Sekitar 40 holtikultura dihasilkan di Jawa Barat, selain itu 70 persen komoditas teh nasional diproduksi di Jawa Barat. Untuk itulah dengan prestasi-prestasi tersebut, Aher mengajak masyarakat Jawa Barat untuk meningkatkan ketahanan pangan agar lebih baik lagi. 

    "Mari kita tingkatkan ketahanan pangan kita menjadi lebih baik lagi dan kedaulatan pangan kita bangun bersama-sama," ujar Aher dalam sambutannya.

    Selanjutnya Aher mengatakan bahwa pangan dinilai dengan pola pangan harapan (PPH) yang nilai sempurnanya adalah 100. Jawa Barat masih belum mencapai tersebut. Dari 9 bahan pangan PPH tersebut, kelompok sayur dan buah masih jauh angkanya dibandingkan kelompok karbohidrat.

    "Kita harus mengubah pola konsumsi pangan kita menjadi B2SA yaitu Beragam, Bergizi, Sehat dan Aman," lanjut Aher dalam sambutannya.

    Demi generasi yang cerdas, Aher mengajak generasi muda untuk melakukan keseimbangan dalam konsumsi pangan dengan mengurangi karbohidrat (nasi) dan perbanyak sayur dan buah.

    Aher menegaskan bahwa ketahanan pangan dan kedaulatan pangan akan terjadi manakala adanya ketahanan pertanian, pertanian ada karena adanya petani dan petani hadir dengan adanya sektor-sektor pendukungnya.

    "Mari kita hadirkan pertanian bukan sebagai mata pencaharian tetapi menjadi budaya," tegasnya.

    Sebagai penutup dalam sambutannya Aher mengatakan bahwa bangsa yang hebat adalah bangsa yang mengelola pertaniannya karena bagaimana pun pangan adalah bagian yang paling penting dalam kehidupan.

    Acara HPS ke-37 diresmikan dengan pemukulan kendang bersama oleh Gubernur Jawa Barat, didampingi oleh Anggota DPR RI Dapil Bogor, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI,  Bupati Bogor, Muspida Bogor, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Netty Prasetyani.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus