Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dorong Kreativitas, Ratusan Siwa Tampilkan Budaya Manca Negara

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26017.jpg

    BANDUNG-Sekitar 250 Siswa mengikuti kegiatan School Fair Darul Hukam Primary. Kegiatan ini mengusung tema Developing Creativity True Your Activity dengan menampilkan berbagai budaya manca negara Ketua Pelaksana School Fair Darul Hukam Primary Juwita Rahmahati mengatakan pada kegiatan ini lebih menekankan kreativitas para siswa seperti pemeran budaya untuk kelas 1 sampai 3. Sedangkan untuk kelas IV sampai VI menampilkan berbagai project yang diciptakan oleh para siswa.

    "Mereka memamerkan tentang berbagai budaya asing yakni Jepang, Hawaii, Koeea, India, Mesiko dan Timilur Tengah,"kata Juwita kepada wartawan di Bandung, Kamis (23/11/2017)

    Juwita menyebutkan pada school fair ini setiap siswa diwajibkan mendesain kelasnya masing-masing sesuai dengan tema yang diangkat. Misalkan yang diambil budaya Korea maka mereka harus mampu menggambarkan korea dengan memendekor kelasnya.  

    "Di situ kita menilai bagaimana kreativitas anak-anaknya sejak proses membuat dekorasinya sampai presentasi tentang budaya asing tersebut,"ucap Juwita

    Pengambilan budaya manca negara pada event kali ini tujuannya agar para siswa lebih mengenal budaya internasional secara luas dengan tidak melupakan budaya bangsa.

    "Kita semgaja mengambil international culture karena kita ingin mengenalkan mereka bahwa budaya di dunia itu luas. Tidak hanya budaya di Indonesia saja,"jelas Juwita

    Dia menilai para siswa sudah lebih mengenal tentang kebudayaan Indonesia, Namun, kata Juwita pihaknya juga juga mengenalkan budaya asing agar para siswa menambah pengetahuannya akan budaya di dunia. 

    Sedangkan pemilihan budaya asing pada pameran kali ini berdasarkan hasil dari diskusi kelas itu sendiri untuk menentukan budaya manca negara yang akan ditampilkan dalam pameran tersebut. 

    "Jadi diskusi kelas yang menentukan pemilihan budaya itu. Untuk mendesain kelasnya sendiri melibatkan para siswa dengan gurunya masing-masing,"tutur Juwita

    Menurutnya school fair ini merupakan kegiatan ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Namun, perbedaanya yang sebelumnya mengabil teman science dan Tematik.

    "Nah ini baru pertama kalinkita mengambil tema budaya,"ujar Juwita  Selain pameran pada kegiatan tersebut juga diadakan lomba untuk tingkat Taman Kanak Kanak seperti The Litle Wariors yang membahas tentang atletik dan muslim fashion show  Khusus lomba fashion ini pesertanya melibatkan orang tua siswa dan anak. 

    "Harapannya ke depan para siwa bisa lebih mengembangkan kreativitasnya dan memiliki jiwa kompetisi karena di sini ada perlombaannya dan untuk kegiatan ini harus lebih baik lagi,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus