Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Dorong Pemerataan Kualitas Pendidikan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26093.jpg

    BANDUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan melakukan pemerataan kualitas sehingga masyarakat yang berada di lokasi terpencil seperti Jabar Selatan bisa mendekati atau sama dengan kualitasnya yang berada di wilayah perkotaan. Termasuk kawasan utara Jabar yang akan kita tingkatkan karena sekarang sudah tidak ada sekat kedaerahan. 

    "Masyarakat yang berada di Pameungpeuk, Cipatujah, Bojong Lopang dan lainnya akan dikelola dengan baik secara bertahap sehingga pemerataan akan terjadi,"kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan usai mengikuti upacara Peringatan Hari Guru Tingkat Provinsi Jawa Barat si halaman gedung Sate Bandung, Senin (27/11/2017)

    Heryawan mengungkapkan Pemprov Jabar juga mulai menyebar beberapa perguruan tinggi berstatus negeri. Sejauh ini masih sekitar UPI, Unpad, ITB, termasuk kampus kedinasan seperti Polban.

    "Kita bekerjasama dengan Menristekdijti terkait pembangunan beberapa kampus Baru seperti Unsil di Tasikmalaya, Unsika di Karawang dan Unpad Pangandaran, ITB Cirebon dan IPB sukabumi,"ungkap Gubernur

    Berkenaan dengan peringatan Hari guru. Kang Aher sapaan Gunernur Jabar menjelaskan sosok guru menjadi penting dalam kemajuan sebuah bangsa oleh karena itu lebih memberikan perhatian terhadap guru agar kualitasnya tetap baik dan prima ketika mengajar. Salah satunya bentuk kepedulian pemerintah adalah dengan memperhatikan profesinalisme mereka termasuk kesejahteraan guru. 

    "Sebab ketika mereka profesional dalam mengajar memilikinkeahlian yang sangat baik, moralitas termasuk keteladanan mereka tularkan kepada anak didiknya maka akan menjadi bagian penting dalam kemajuan bangsa ke depannya,"papar Aher

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sudah lama  dengan memberikan perhatian kepada guru-guru yang bertugas di kawasan terpencil jauh sebelum afa oenugasan Pemprov untuk mengelola SMA/SMK.

    "Kita memiliki program Tertinggal, Terpencil dan Terluar (T3) dananya ditujukan untuk semuanya tingkatan mulai SD sampai SMA,"ujar Aher 

    Sejak Januari 2017 berdasarkan Undang Undang No 23 Tahun 2014 Pemerintah Provinsi mengelola SMA/SMK dengan pendekatan yang lebih baik melanjutkam apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten/Kota.

    "Kesejahteraan kita tingkatkan dan keahlian pun akan terus kita kontrol,"ungka Aher.

    Aher menambahkan Pemprov Jabar melalui program Pendidikan Menengah Universal (PMU) atau BOS juga memberikan bantuan ke beberapa sekolah disamoing sekolah negeri bantuan tersebut juga diberikan kepada sekolah swasta.

    "Kemudian kita juga membantu pergutuan tinggi swasta. Ini semua dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pemerataan pendidikan,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus