Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Gulirkan Metode Belajar Mandiri

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26107.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menggulirkan metode belajar mandiri guna mengatasi kesenjangan pendidikan.

    Berdasarkan data Disdik Jabar pada tahun 2014-2015 lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP/SMTs).sebanyak 703.747 siswa. Sedangkan daya tampung sekolah menengah hanya 469.567 sehingga terdapat kesenjangan sebanyak 234.180 peserta didik yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah.

    Untuk itu, Pemprov Jabar melalui Disdik Jabar menggulirkan berbagai program yakni pembangunan ruang kelas baru (RKB), pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), sekolah petang dan program paket C. Meskipun hasilnya belum memenuhi target pencapaian Angka Partisipasi Murni (APM) maupun Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah.

    "Saat ini, kami melaksanakan SMA Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),"Kepala Disdik Jabar, Ahmad Hadadi kepada wartawan di Bandung, Senin (27/11/2017)

    Hadadi menjelaskan metode belajar terbuka merupakan proses belajar yang dilakukan peserta didik secara perorangan atau kelompok dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar dan mendapatkan bantuan atau bimbingan belajar maupun tutorial sesuai kebutuhan.

    "Sedangkan metode SMA terbuka adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang berdiri sendiri tetapi merupakan bagian dari SMA induk dengan menggunakan metode belajar tutorial sesuai dengan kebutuhan,"jelas Hadadi.

    Adapun, model belajar terbuka adalah metode dengan fleksibilitas pilihan dan waktu penyelesaian program. Bahkan peserta didik bisa belajar sambil bekerja atau mengambil program pendidikan yang berbeda secara terpadu dan berkelanjutan melalui pembelajaran tatap muka dan jarak jauh.

    "Metode pembelajaran jarak jauh adalah metode yang peserta didiknya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi dan media lain,"imbuh Kadisdik Jabar

    Menurut Hadadi, pihaknya telah menetapkan sekolah menengah sebagai sekolah induk untuk menyelenggarakan sekolah terbuka pada jenjang pendidikan menengah. Sedangkan tempat kegiatan belajar merupakan bagian dari satuan pendidikan berupa tempat atau ruang yang refresentatif untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran.

    Lebih jauh Hadadi menambahkan, tujuan program SMA terbuka untuk mempercepat pencapaian APK-APM, meningkatkan akses layanan pendidikan sekolah menengah dan sebagainya.

    "Program ini diharapkan dapat meningkatkan pemerataan proses dan layanan pendidikan yang dilandaskan pada keadilan dan kesamaan hak untuk memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam proses dan layanan pendidikan,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus