Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Soal DAS Citarum, Begini Solusi KASAD TNI

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26153.jpg

    BANDUNG-Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dinilai paling kotor sedunia. Padahal sungai citarum ini airnya banyak dimanfaatkam oleh masyarakat jakarta dan sekitarnya.

    Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono mengakui kondisi tercemarnya sungai Citarum. Menurutnya, kondisinya sungai Citarum ini sudah sangat parah bahkan sudah banyak menimbulkan bencana.

    "Saya sering terbang dari Jakarta ke Bandung melihat sungai Citarum langsung dari udara. Airnya sudah tidak enak dipandang, kesannya sudah tidak sehat. Kita sudah lihat sendiri bahwa dari hulunya pun sudah tidak karu-karuan sehingga banyak menimbulkan bencana dari Citarum,"jelasnya kepada Wartawan di Bandung, Selasa (28/11/2017)

    Mulyono menegaskan kondisi ini tidak mau terjadi berlarut-larut. Untuk itu, pemerintah berkoordinasi dengan TNI agar mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan sungai Citarum.

    "Kita tidak mau persoalan ini berlarut-larut dan pemerintah mengharapkan kehadiran TNI. Salah satunya agar meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan sungai citarum ini,"ujarnya.

    Dia berharap ke depannya pabrik-pabrik yang berada di bantaran sungai Citarum agar tidak membuang limbah sembarangan. Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa bukti amdalnya. 

    "Apakah amdalnya sudah sesuai, jika belum maka kita harus tindak tegas,"tuturnya.

    Sementara itu, terkait bantuan erupsi gunung Agung di Bali, Mulyono menyebutkan TNI senantiasa terdepan dalam penanganan bencana termasuk gunung Agung. Bahkan Pandam Udayana sudah mempersiapkan sarana dan prasarana evakuasi termasuk personel yang ada di sana.

    "Intensitasnya seperti apa nanti kita lihat. Kalau nanti dibutuhkan, pasti saya turunkan ke sana,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus