Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    2018, Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26212.jpg

    BANDUNG-Pemerintah menggelontorkan angaran pembangunan infrastruktur pada 2018 sebesar Rp400 triliun. Hal ini dilakukan untuk menurunkan biaya logistik di Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing ekonomi, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan program pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah itu kini mulai terasa dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Sekarang kita bisa melihat pembangunan infrastruktur, karena alokasi anggaran itu tepat sasaran, penggunaannya juga benar, subsidi yang tidak perlu dicabut,” kata Menko Luhut kepada wartawan di Bandung, belum lama ini

    Selain itu, sambung Luhut pemerintah juga tengah fokus membangun Indonesia Sentris, pasalnya pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia Tengah di Timur tumbuh lebih cepat dibandingkan bagian barat. Akibatnya porsi Produk Domestik Bruto (PDB) wilayah Indonesia Timur dan Tengah (kecuali Kalimantan) meningkat cukup signifikan.

    "Ini menunjukkan pemerataan pembangunan antar-wilayah di Indonesia,"ujar Luhut

    Terkait utang negara, Menko menilai Indonesia masih ada cukup ruang untuk pembiayaan melalui utang selama digunakan untuk pembiayaan kegiatan yang produktif. Rasio utang Indonesia terhadap PDB masih relatif rendah dibandingkan negara-negara maju dan berkembang lainnya. Berdasarkan catatan IMF, OECD, utang negara Indonesia termasuk yang paling rendah. 

    "Kita masih punya ruh sampai 60%. Kita baru 27,8 % dan masih tersisa lebih dari 30%, tapi kita belum perlu,"papar Menko

    Adapun, rasio utang dibandingkan pendapatan pajak juga masih relatif lebih baik dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia.

    “Kita boleh berhutang sepanjang hutang itu produktif, artinya hutang itu bisa menghasilkan dana untuk membayar hutang itu sendiri, dan sampai hari ini kita sangat bagus dalam hal itu,”pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus