Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hari Pertama Festival Duren Sindangwangi 2017, 5 Ribu Durian Habis Terjual

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26384.jpg

    MAJALENGKA-Pemerintah Kabupaten Majalengka didukung Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Festival Duren Sindangwangi 2017. Event ini merupakan salah satu dari 100 event Pesona Indonesia tahun 2017.

    Kegiatan yang berlangsung pada 9-10 Desember 2017 di Pasar Ikan Desa Sinapeul Kecamatan Sindangwangi, Majalengka ini bertujuan untuk mengangkat kepopuleran durian khas dari Kabupaten Majalengka tepatnya di Kecamatan Sindangwangi yakni Durian Sinapeul.

    Durian Sinapeul merupakan kekayaan lokal dari Sindangwangi ini memiliki 4 jenis yaitu Durian Bokor, Perwira, Sriwig dan Cangpis (cangkang ipis -red). Selain itu, durian Sinapeul memiliki ciri khas tersendiri yakni berwarna kuning mentega, daging tebal, biji kempes, manis dan pulen dengan aroma yang sangat tajam sehingga tidak heran durian unggulan khas Majalengka ini banyak yang ingin menanam di daerah lain. Sayangnya, rasanya akan jauh berbeda dengan durian asal daerah Sinapeul.

    Pada Festival Duren Singdangwangi 2017, panitia telah menyiapkan sekitar 10 ribu durian bagi pengunjung. Hanya dengan mengeluarkan uang Rp. 50.000,-  pengunjung dapat membeli tiket masuk untuk bisa menikmati langsung durian Sinapeul di lokasi acara.

    "Tiket masuk itu bisa digunakan pengujung untuk makan sepuasnya durian dengan kursi terbatas dan pengunjung bisa menukarkan tiket tersebut dengan sebuah durian asal Sinapeul untuk dibawa pulang," kata salah satu panitia Festival, Fitri Amelia.

    Bahkan bagi pengunjung yang tidak bisa membelah durian sendiri pun pihak panitia siap siaga untuk membantunya. 

    Pada  hari pertama Festival Duren 2017, acara berlangsung hingga malam hari dengan  menampilkan hiburan live musik, fun games, orkes panen raya dan pameran makanan olahan durian. Selain itu, pengunjung pun bisa membawa bibit pohon durian. 

    Dhea sapaan akrab Fitri mengatakan, pada hari pertama pelaksanaan yang berlangsung hingga malam hari sebanyak 5.000 durian habis terjual. Diperkirakan pengunjung akan lebih banyak lagi jumlahnya pada hari terakhir kegiatan festival tersebut.

    "Kemaren sampe malem sudah habis sekitar 5.000 durian," ujar Fitri saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu 10/12/2017.

    Dhea mengungkapkan sebelumnya panitia telah menyiapkan pula stok durian yang berasal dari Desa Bantar Agung yang menjadi salah satu pemasok durian untuk acara ini.

    "Durian dari Bantar Agung menjadi salah satu pemasoknya,"pungkasnya.  (Dian/MAT)
     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus