Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rakor Diskominfo Bahas 3 hal

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26391.jpg

    BANDUNG- Rapat Koordinasi (Rakor) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diakominfo) yang diikuti asosiasi kepala dinas seluruh Indonesia menghasilkan 3 poin penting.

    Sekertaris Dinas Diskominfo Jabar, Asep Sukmana menjelaskan pertama, terkait dengan statistik persandian. Menurut Asep, ada beberapa provinsi yang merasa bahwa ini bukan tugasnya Diskominfo. Padahal di Undang Undang sudah sangat jelas yang menyatakan bahwa statistik pesandian sudah menjadi bagian tugas dari Diskominfo.

    Asep menegaskan Diskominfo Jabar berkomitmen untuk melaksanakan tugas persandian dan statistik ini sesuai dengan Undang Undang.

    "Saya juga pernah mendiskusikan dengan biro Diskominfo terkait persandian ini. Makanya, ke depan harus dikoordinasikan lagi oleh Kominfo,"kata Asep dalam sambutannya saat memimpin apel pagi di halaman kantor Diskominfo Jabar, jl Taman Sari, Bandung, Senin (11/12/2017)

    Selanjutnya, hal kedua yang dibahas dalam rakor tersebut adalah terkait kelembagaan LPSE yang ke depannya akan terbagi ke dalam beberapa klaster yakni klaster A yang memiliki nilai lebih dari 800 dan klaster B.

    "Adanya dukungan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) ini kelembagaan LPSE terbagi ke dalam beberapa klaster yaitu A dan B. Mudah-mudahan provinsi Jawa Barat masuk ke dalam klaster A,"jelas Asep

    Asep menambahkan untuk pembahasan ketiga yaitu, terkait penganggaran hibah KPID yang dicanangkan tidak setiap tahun. Dia menilai, secara aturan hubah tersebut tidak berlangsung tiap tahun. Apabila hal ini dilakukan maka akan seperti KONI. Untuk itu, pihaknya masih menunggu penjelasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    "Secara aturan tidak berlanjut tiap tahun. Saya khawatir kalau hal ini disamakan dengan KONI. Kita masih tunggu penjelasan dari Kemendagri, mudah-mudahan tidak terlalu lama. Kalau tidak secepatnya akan menimbulkan permasalahan yang baru,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus