Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pekerjaan Berat Pengelolaan Data Statistik Sektoral

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26464.jpg

    KAB PURWAKARTA- Data memiliki potensi yang signifikan dalam memberikan manfaat baik bagi pemerintah atau masyarakat. Sinergi antara pemerintah sebagai penyedia data, dan masyarakat sebagai penggunanya akan terbangun ketika data pemerintah dapat diakses dengan mudah dan dapat digunakan kembali dengan tujuan inovasi dan kolaborasi.

    Demikian diungkapkan oleh Suharmen, Kepala Pusat Data dan Informasi Bappenas pada Forum Perangkat Daerah Bidang Kominfo, Statistik dan Persandian yang digelar Diskominfo Prov. Jabar, Selasa (12/12) di Purwakarta.

    "Saat ini yang terjadi adalah sudut pandang cara memperoleh data. Misal data hasil produksi beras. Dari Kementerian Agraria melihat dari luas tanah, dari Kementerian Pertanian melihat dari faktor tanam. Data-data ini tentunya berdampak pada kualitas kebijakan pemerintah. Asupan data yang akurat akan menciptakan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran dan efektif," ujarnya.

    Selain itu, data dapat memberikan akses kepada masyarakat untuk menggunakan data sesuai dengan kebutuhannya dan berkontribusi pada peningkatan pelayanan publik. Masyarakat dapat menggunakan data terbuka untuk memberikan umpan balik terhadap kualitas layanan dari instansi pemerintah.

    "Betapa data mempunyai multi efek pada kegiatan lainnya. Ternyata multi efek ini, harus pula diperhatikan oleh para pengelola data kedepan," tegasnya.

    Suharmen memberikan contoh tentang kebijakan tidak mengimpor daging sapi. Pada kenyataanya data yang diberikan tidak lengkap dan akurat. Produksi daging sapi ternyata terpusat di NTT dan untuk mendatangkan penyediaannya harus menggunakan transportasi laut, dibutuhkan pula biaya distribusi dan tetap mengikuti harga pasar. (vit)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus