Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pendidikan dan Kesehatan Tantangan Pemimpin Jabar Mendatang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26465.jpg

    BANDUNG– Sejumlah tokoh masyarakat Jabar menggelar seminar Kepemimpinan Jabar untuk Masa Depan Jabar yang Lebih Baik mengambil tema Sosok Pemimpin Jabar Masa Depan. Seminar yang juga dihadiri Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan itu berlangsung di Hotel Horison Kota Bandung, Kamis (14/12).

    Dalam sambutannya Aher mengatakan perlu pemimpin Jabar yang berjiwa petarung seperti halnya prajurit Siliwangi yang merupakan pasukan paling heroik yang dimiliki Indonesia saat ini. Hal itu diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jabar.

    Ia mengatakan perlu langkah strategis dan akselerasi dari pimpinan mendatang terkait pendidikan dan kesehatan. Sebab menurutnya pendidikan dan kesehatan sejahtera, maka kesejahteraan akan meningkat pula.

    “Pendidikan memberikan poin 0,98 dari total angka maksimal 1 poin terhadap kesejahteraan, demikian juga dengan kesehatan, sehingga menjadi titik penting yang wajib diperhatikan pemimpin Jabar selanjutnya, itu kata UNESCO,” katanya.

    Saat ini angka partisipasi sekolah tingkat SMA sudah mencapai lebih dari dua juta orang, berbeda dengan kondisi sepuluh tahun sebelumnya hanya 840 ribu siswa, atau hanya 48 persen saja.

    “Artinya kalau ada anak usia sekolah 100 orang, yang sekolah hanya 48 orang, itu dulu,” ujarnya.

    Saat ini partisipasi atau nilai Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat SMA mencapai 76,7 persen, sementara untuk perguruan tinggi hanya 19 persen. Padahal Jabar memiliki kampus negeri ITB, IPB dan Unpad. Sayangnya karena menjadi kampus favorit, banyak mahasiswa luar Jabar yang berminat bahkan dari luar negeri.

    Dengan persaingan ketat dan masih rendahnya tingkat kuliah, ia berharap kedepannya akan muncul kampus negeri baru di Jabar.

    “Saat ini sudah ada kelas jauh, Unpad di Pangandaran dan ITB di Cirebon juga, kedepannya harus diperbanyak lagi,” katanya. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus