Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut Resmikan Pasar Wisata Samarang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26594.jpg

    Garut-Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Garut sukses menyulap dua pasar tradisional yang tadinya kumuh menjadi nyaman. Kedua pasar itu adalah Pasar Rakyat Wanaraja dan Pasar Wisata Samarang. Pertengahan Mei lalu Pasar Rakyat Wanaraja diresmikan Bupati Garut H. Rudy Gunawan, peresmian tersebut bisa jadi revitalisasi pasar di Kabupaten Garut dimulai. Di RPJMD Program revitalisasi ini menjadi program unggulan 'Amazing', yaitu Pembangunan Pasar Rakyat.

    Akhir tahun ini, Pasar Samarang, Rabu (20/12/2107) diresmikan Bupati Garut H. Rudy Gunawan, menjadi puncak kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2017. Pemkab Garut sendiri melalui APBD tahun 2016 sudah mulai merevitalisasi pasar melalui diantaranya, Pasar Rakyat Wanaraja yang semula hanya pasar tradisional yang kumuh. Revitalisasi pasar setidaknya menjawab harapan masyarakat terhadap pasar yang nyaman dan bermartabat dengan bentuk bangunan dan pelayanan yang prima.

    Bupati Rudy Gunawan, saat meresmikan, menyebutkan, pelaksanaan revitalisasi Pasar di Kabupaten Garut dimaksudkan terwujudnya pasar rakyat yang representatif, aman, tertib dan nyaman, serta mampu bersaing denga keberadaan toko modern. Dengan pasar rakyat ini diharapkan tercipta pasar  yang nyaman, serta menjadi pusat perbelanjaan yang baik bagi masyarakat.

    "Pasar tradisional yang familiar  dengan pasar yang kumuh, becek dan bau, setelah direvitalisasi, kondisinya diharapkan sekarang jauh berbeda, tentunya Pasar yang bersih dan nyaman harus dilengkapi dengan pengelolaannya yang baik", ujar Rudy. Selain dua pasar itu, sebut Rudy,  tahun 2018  beberapa pasar tradisional akan  direvitalisasi, salah satunya Pasar Rakyat Leles.

    Akhir tahun 2017 ini giliran pasar Samarang yang direvitalisasi melalui APBD Garut. Pasar ini kemudian dinamai Pasar Wisata  Samarang, dan peresmian penggunaannya diresmikan Bupati Garut H. Rudy Gunawan. Konsep Pasar Wisata Samarang sendiri dipertimbangkan sebagai penyangga sejumlah kecamatan berikut banyak lokasi wisata di daerah tersebut. Di pasar ini selain kios yang dibuat senyaman mungkin, disediakan parkir luas, tiada lain guna mendongkrak pasar tersebut jadi pasar wisata. Perubahan ini menjawab langsung image pasar pasar yang selama ini kumuh, dan becek serta parkir yang sulit. 

    Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut, H. Wawan Nurdin, S.Sos., M.Si, Pasar Wisata Samarang dibangun diatas lahan bersertifikat seluas 7.135 m2, terdiri dari basement (1.196 m2), Lantai 1 (2.991 m2), dan Lantai 2 (2.972 m2), menampung 560 unit dan 613 los bagi para PKL.

    Pasar ini juga dilengkapi sarana pendukung berupa : Kantor UPT dan pengelola pasar, toilet 3 unit, mushola 2 unit, area taman hijau, parkir, serta drainase. Total anggaran yang diserap untuk pembangunan ini menghabiskan  sekitar Rp 27 miliar lebih dianggarkan penuh dari APBD Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2017. 

    Tidak hanya itu, dengan revitalisasi Pasar Samarang kali ini, bisa menampung bus wisata,  dari sisi konstruksi bangunannya pun dibuat megah dengan dua lantai kokoh yang memungkinkan bus wisata singgah di pasar ini. Untuk penempatan pedagang berdasarkan zonasi sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengunjung dan pedagang.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus