Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Partisipasi Masyarakat Lakukan Pengawasan Pemilu Masih Kurang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26677.jpg

    BANDUNG- Tingkat partisipasi publik dalam memberikan suaranya saat ini belum berbanding lurus dengan tingkat partisipasi mereka dalam ikut melakukan pengawasan Pemilu. Demikian dikemukakan Kasubag Hukum, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Angga N Nugraha. 

    "Diperlukan upaya proaktif untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pemilu," ucap Angga, dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Media Center Bawaslu Jabar dalam Rangka Meningkatkan Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018, Rabu (27/12).

    Menurut Angga, ada dua faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi publik dalam pengawasan Pemilu, yaitu kurangnya informasi tentang Pemilu dan Pengawasan Pemilu serta rendahnya kemampuan teknis masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilu.

    "Bawaslu bertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu dalam rangka pencegahan dan penindakan untuk terwujudnya Pemilu yang demokratis, pendekatan dilakukan sebagai upaya antisipasi agar tidak terjadi pelanggaran," ucapnya.

    Pencegahan berarti antisipasi agar tidak terjadi pelanggaran pencegahan berarti melakukan upaya agar tidak terjadi pelanggaran hukum Pemilu sementara Penindakan dilakukan sebagai langkah nyata terhadap pelaku pelanggaran Pemilu agar yang bersangkutan mendapat sanksi hukum. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus