Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Februari 2018, Bansos PKH Cair

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_26965.jpg

    BANDUNG-Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan Bantuan Sosial (Bansos) bagi Program Keluarga Harapan (PKH) sudah bisa cair pada bulan Februari 2018 mendatang di seluruh Indonesia. Demikian dikemukakan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam sebuah acarq di Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (16/01). 

    "Februari 2018 ini bansos PKH cair di semua wilayah Indonesia tidak terkecuali di daerah-daerah yang saat ini terjadi Kejadian Luas Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk seperti di Distrik Agats, Asmat, Papua," ucapnya.

    Menurut Khofifah, dalam rangka pemberdayaan masyarakat Kementerian Sosial juga menggelontokan dana bantuan Program Komunitas Adat Terpencil yang ada disejumlah provinsi dengan nilai total mencapai Rp3,1 miliar. 

    "Jenis bantuan yang diberikan antara lain berupa pemukiman sosial, jaminan hidup, bantuan bibit, peralatan kerja, dan peralatan rumah tangga," katanya.

    Sementara ketika disinggung kasus KLB Campak dan Gizi Buruk di Distrik Agats, Asmat, Papua, Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dalam penanganan kasus tersebut.

    "Kendala utama penanganan wabah adalah kondisi medan yang berat, akses jalan dan juga jarak tempuh menjadikan penanganan terkesan lambat. ," ucapnya.

    Menurut Khofifah, Kementerian Sosial telah mengirimkan bantuan makanan guna mengatasi KLB campak dan gizi buruk, sebanyak 16.000 paket makanan kaleng senilai Rp725 juta telah dikirim ke Timika Papua, pada Minggu (14/01) dan telah didistribusikan secara bertahap sejak senin (15/01) kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Asmat. 

    "Paket lauk pauk A,B,C,D telah dikirimkan bersama tim Kemensos  ke Asmat. Jumlah tersebut bisa ditambah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan," ungkapnya. 

    Seperti diketahui, hingga siang ini sebanyak 63 orang anak meninggal akibat KLB campak disertai gizi buruk di Asmat dalam empat bulan terakhir dan sejak September 2017 hingga kini, RSUD Asmat dilaporkan merawat ratusan pasien campak, sebanyak 393 orang menjalani rawat jalan dan 175 orang rawat inap. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus