Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pencanangan Gerakan Panen Padi dan Serap Gabah Petani tahun 2018 di Kabupaten Sukabumi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27056.jpg

    KABSUKABUMI- Dalam rangka mensukseskan kedaulatan pangan nasional , Kepala Badan Karantina Pertanian kementrian Pertanian Republik Indonesia Selaku Ketua Penanggung Jawab Upsus Pajalele Jawa Barat Ibu Ir. Banun. M.Sc yang didampingi Bupati Sukabumi , Dandim 0622 dan Kadis Pertanian melakukan Panen Perdana di Kp. Kawungluwuk Ds. Caringin Kec Gegerbitung, sabtu (20/01).

    Pada kesempatan tersebut telah dilakukan secara sibolis Pembelian Sergap Gabah oleh Mitra Kerja Pengadaan Sub Drive Cianjur dari Kelompak Tani Mandiri.

    Dalam Sambutannya Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan, pada Musim Tanam 2017/2018 ini, realisasi tanam padi sampai dengan tanggal 18 Januari 2018 sudah mencapai 80.646 Ha atau 70% dari target tanam seluas 115.625 Ha. Dengan demikian sisa target tanam yang harus dicapai mulai hari ini sampai dengan akhir Maret 2018 minimal seluas 34.979 Ha, mudah-mudahan pada tahun 2018 ini kita bisa melampaui sasaran yang telah ditetapkan.

    Lebih Lanjut di Katakan, dari sisi produksi dan kebutuhan untuk konsumsi masyarakatnya, Kabupaten Sukabumi mengalami surplus sehingga memberikan kontribusi untuk kebutuhan konsumsi daerah lain sekitar 50%. Sedangkan, puncak panen atau panen raya akan terjadi pada bulan Februari-Maret dan pada saat-saat tersebut biasanya harga gabah jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP). 

    Oleh karena itu, sangat menyambut baik dengan adanya Gerakan Serap Gabah Petani, walaupun sebenarnya, dari sisi keberpihakan kepada petani untuk saat sekarang ini belum dibutuhkan karena harga gabah saat ini masih jauh di atas harga pembelian pemerintah yang tentunya sangat penguntungkan petani. 

    Dengan adanya gerakan serap gabah nantinya petani tidak perlu lagi khawatir akan terjadinya harga rendah pada saat panen raya karena petani sudah memperoleh jaminan pasar dengan harga sesuai HPP yang tentunya tidak akan merugikan petani. Dengan adanya jaminan harga dan jaminan pasar ini diharapkan akan menjamin keberlanjutan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani.

    “Kabupaten Sukabumi akan mendirikan suatu badan Usaha dan gudang penyangga sehingga para petani dapat menikmati harga gabah yang wajar , di mana saat ini yang menjadi kendala dalam hal penyerapan gabah adalah tidak adanya gudang- gudang penyimpanan beras” Terang Bupati.

    Sementara itu Kepala Badan Karantina Pertanian kementrian Pertanian Republik Indonesia Ibu Ir. Banun . M.Sc mengatakan bahwa tim Upsus Pajalele Jawa Barat sudah diberikan target untuk menambah luas tanam di Jawa Barat periode bulan Oktober tahun 2017 sampai bulan Maret 2018 . Ternyata capaian target luas tanam di Kabupaten Sukabumi sudah mencapai 80% tertinggi di jawa barat. Hal ini terbukti untuk bulan januari saja Kabupaten Sukabumi surplus sudah mencapai 18.000 ton.

    Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian, Muspika Gegerbitung , Para Kepala UPTD Pertanian, Danramil , Koordinator BP3K , Perwakilan PTCD dan tamu undangan lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus