Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    61.000 Bidang Tanah di Kab.Sumdang Menjadi Target PTSL Tahun 2018

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27129.jpg

    SUMEDANG-61.000 bidang tanah menjadi Target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2018. Ke 61.000 bidang tanah tersebut tersebar di 22 kecamatan dan 78 desa yang ada di Kabupaten Sumedang. Pernyataan  tersebut diungkapkan Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan saat membuka Sosialisasi PTSL Tahun Anggaran 2018 yang diselenggarakan oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN) di Gedung Negara, Rabu (24/1).

    Menurut Bupati Eka, program PTSL merupakan program strategis nasional yang sangat penting. Pasalnya, sertifikat yang akan diberikan merupakan surat berharga yang memiliki kepastian hukum yang menyangkut kepemilikan. Menurut Eka, keberhasilan program tersebut tergantung dari peran Forkopimka serta peran para kepala desa atau lurah terutama dalam proses atau tahap persiapannya.

    “Sampai tahun 2025 yang akan datang, tanah-tanah yang tidak bersertifikat di Sumedang akan didaftarkan dan diselesaikan oleh BPN. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang mengucapkan banyak terima kasih kepada BPN yang telah membentuk tim dan melakukan persiapan-persiapan dilapangan untuk melayani masyarakat dalam mensertifikatkan tanah mereka,’’ujar Eka. 

    Dikatakan Kepala BPN, Yoyon Sonjaya, SH. MH, menurut Peraturan Menteri  Agraria Tata Ruang /BPN No.12 Tahun 2017, PTSL adalah kegiatan tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa/kelurahan yang meliputi pengumpulan dan penetapan kebenaran data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa obyek Pendaftaran Tanah  untuk  keperluan pendaftarannya.

    “Cakupan objek PTSL adalah seluruh bidang tanah yang belum terdaftar maupun tanah terdaftar, baik tanah aset pemerintah, tanah BUMN/BUMD, tanah desa, tanah negara, tanah masyarakat hukum adat, tanah objek landreform, tanah transmigrasi serta bidang tanah lainnya,”papar Yoyon.

    Dijlaskan Yoyon lebih lanjut, tahun 2017 yang lalu, BPN tlah menyelenggarakan kgiatan PTSL dengan target 10.800 bidang yang meliputi  13 desa yang ada di 6 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Menurut Yoyon, samoai tahun 2018, data di kantor BPN kab. Sumedang mnunjukan bahwa dari 849.000 bidang tanah di Kabupatn Sumedang, terdapat sebanyak 214.459 bidang tanah yang terdaftar serta 634.541 bidang merupakan tanah yang belum terdaftar.

    “Kami memulai kegiatan ini dengan diawali persiapan berupa pengumpulan data calon lokasi PTSL, kemudian melaksanakan sosialisasi, perencanaan tenaga, membentuk panitia, menetapkan lokasi, kemudian melaksanakan penyuluhan,’’kata Yoyon.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus