Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rapat Darurat Dalam Penanganan Bencana Gempa Bumi

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27181.jpg

    KABSUKABUMI- Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami undang seluruh Perangkat Daerah untuk membahas darurat penanganan Bencana Gempa Bumi di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Sabtu (27/1).

    Gempa bumi yang terjadi pada  Selasa (23/1)  terpusat di Lebak Banten tersebut menimbulkan kerusakan pemukiman, sarana prasarana infrakstruktur serta fasilitas sosial  di 45 Kecamatan yang ada  diwilayah Kabupaten Sukabumi,

    Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami dalam rapat ini menegaskan bahwa  persoalan-persoalan yang terjadi dilapangan mengenai bantuan yang akan di salurkan nantinya harus tepat sasaran.

     “ bantuan ini nantinya tidak tumpang tindih dan tidak salah sasaran.” Harapnya.

    Bupati juga menjelaskan kondisi bangunan yang rusak sebagian merupakan bangunan Rutilahu (rumah tidak layak huni) sehingga nantinya anggaran yang digelontorkan tidak tumpang tindih antara bantuan bencana dengan bantuan Rutilahu.

    Bupati menambahkan, bantuan atau anggaran yang  tersedia secara  teknis  akan diatur dan dikelola sesuai aturan, bagaimana pelaksanaan realisasinya, Bupati mencontohkan  bahwa dalam posisi kedaruratan ini masyarakat tidak boleh berfikir bahwa rumah mereka yang hancur akan dibangun oleh Pemerintah seutuhnya mengingat jumlah yang terkena dampak begitu banyak.

    " Pemerintah Kabupaten atau pun Propinsi tidak bisa membantu rumah yang terdampak secara utuh, akan tetapi memberikan bantuan stimulan yang benar-benar tepat sasaran . " terangnya.

    Bupati mengintruksikan seluruh Perangkat Daerah untuk siaga aktif 24 Jam, selain meminta sinkronisasi data juga Bupati meminta Perangkat Daerah memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang terkena dampak terutama dalam hal pelayanan kesehatan.

     "Camat dan Danramil harus bisa memverifikasi data, mencatat secara baik agar bantuan sosial terdistribusi secara baik serta tepat guna, dan tepat sasaran." Tegasnya.

    Ditempat yang sama Kepala Pelaksana BPBD Kab. Sukabumi Usman Jaelani, SH. Menambahkan bahwa total keruksakan sementara terdapat 1314 rumah rusak berat, 4569 rusak sedang dan 831 rusak ringan.

    “taksiran kerugian sekitar  Rp. 7.490.863.000,- dari 33 Kecamatan yang sudah melaporkan untuk diverifikasi hari ini.” terangnya.

    Usman pun menambahkan data yang sudah masuk nantinya akan diverifikasi ulang dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah atau berkurang,

    Dalam kegiatan rapat darurat dalam penanganan bencana gempa bumi dihadiri perwakilan BPBD provinsi jawa barat, Sekretaris daerah, asisten daerah, kepala dinas dan camat se-Kabupaten Sukabumi.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus