Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PB NU Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27205.jpg

    BANDUNG-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) mengutuk dan mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan atas nama apapun yang dilakukan terhadap individu maupun kelompok masyarakat. Termasuk aksi penganiayaan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon KH Umar Basri. 

    Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) A. Helmy Faishal Zaini menilai Kiyai Umar tidak pernah bersinggungan atau terlibat dengan politik manapun bahkan terbilang Kiyai pesantren murni.

    "Jadi beliau ini tidak punya musuh politik dan tidak punya persaingan apapun,"tegas Helmy usai yang didampingi Sekretaris PKB Kabupaten Bandung, Tarya Witarsa usai menjenguk Kiyai Umar Basri di RS Al-Islam Bandung, Senin malam (29/1/2018)

    PB NU meminta kepada pihak kepolisian untuk terus menjaga dan memberikan rasa aman bagi manyarakat. Menurutnya, apabila seorang tokoh, Kiyai maupun ulama mendapatkan tindakan kekerasan seperti yang dialami Kiyai Umar lalu bagaiman dengan warga biasa. 

    "Ini yang kita sesalkan mengapa peristiwa ini bisa terjadi,"tutur Helmy.

    Sekjen PB NU berharao atas terjadinya kejadian tersebut, ke depannya menjadi pelajaran yang sangat berharga agar polisi bisa mengantisipasi jika ditemukan gelagat orang-orang yang sakit jiwa atau tidak waras seharusnya bisa dipantau. Pasalnya, jika dibiarkan mereka bisa melakukan tindakan apapun yang bisa merugikan masyarakat lainnya. 

    "Kan kalau psikologinya tidak waras bisa melakukan tindakan apapun yang bisa merugikan masrakat. Ini harus dicegah,"pungkasnya (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus