Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bawaslu Belum Terima Surat Cuti atau Pengunduran Paslon Pilgub Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27447.jpg

    BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) akhirnya menetapkan empat pasangan calon (Paslon) yang akan mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 di Aula KPU Jabar, Senin (12/2/2018).

    Sejak penetapan tersebut, menurut Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, maka semua Paslon sudah terikat dengan aturan Pilgub Jabar termasuk penggunaan alat peraga kampanye.

    "Sudah tidak ada lagi sosialisasi yang dilakukan tanpa kordinasi dengan KPU, alat peraga wajib dari KPU, atau bisa menambah sendiri dengan batasan maksimal 150% dari jumlah yang disediakan KPU," katanya.

    Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar mengingatkan kepada seluruh Paslon untuk memenuhi persyaratan, terutama terkait surat keputusan cuti atau pengunduran diri sebagai pejabat,PNS atau anggota DPR RI.

    Ketua Bawaslu Harminus Koto mengatakan sampai hari penetapan, belum menerima berkas cuti dari Paslon ataupun surat pengunduran.

    "Cuti dari Mendagri untuk Demiz belum ada, cuti untuk bupati UU , Syaikhu dan Emil juga belum ajian ke Bawaslu untuk cuti sebagai walikota, Kami masih menunggu," katanya.

    Sementara untuk pengunduran diri, ditunggu bagi calon Anton Charliyan yakni mundur dari kepolisian, lalu Hasanudin dari DPR RI. Bawaslu juga masih menunggu pengunduran diri atas status Ridwan Kamil yang masih menjadi PNS sebagai dosen ITB.

    "Maksimal pengunduran diri itu 30 hari sebelum pencoblosan atau 27 Mei 2018 harus sudah masuk di Bawaslu," tuturnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus