Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bio Farma Raih Kembali Sustainability Report Award (SRA) 2017

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27649.jpg

    BANDUNG - National Center for Sustainability  Reporting (NCSR) menggelar acara penganugerahan “Sustainability Report Award (SRA)”, acara yang diselenggarakan untuk tahun ke-13 ini, merupakan pengakuan dan penghargaan kepada perusahaan – perusahaan yang telah membuat laporan keberlanjutan (sustainability reporting).
     
    Sebagai produsen vaksin dan antisera yang bertransformasi menjadi perusahaan Lifescience di Indonesia, Bio Farma kembali meraih presetasi, yaitu sebagai Runner up 1 Sustainability Report Award Kategori Manufaktur. 

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Prof. Intan Ahmad Ph.D. selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan diterima oleh Bambang Heriyanto selaku Corporate Secretary Bio Farma.
     
    “Penyusunan laporan keberlanjutan sangat  penting, karena di dalamnya terdapat prinsip dan standar pengungkapan yang mencerminkan tingkat aktivitas perusahaan secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada aspek keuangan seperti dalam laporan tahunan. SR Bio Farma sudah menyelaraskan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) kami juga fokus pada komitmen dan tanggung jawab lingkungan, sosial, produk dan kepada karyawan,” ujar Bambang Heriyanto, Sabtu (24/2).

    Melalui laporan keberlanjutan dapat diketahui kontribusi perusahaan atau organisasi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/ SDGs). 

    Menurut Ali Darwin, Direktur Eksekutif National Center For Sustainability Reporting (NCSR), melalui laporan keberlanjutan dapat disimak dampak operasi entitas terhadap lingkungan masyarakat.
     
    Sustainability Reporting Award 2018 yang dihadiri oleh Prof. Muhannad Nasir, Ph.D, Ak. Menteri Riset, Tekmologi dan Pendidikan Tinggi ini diikuti oleh 40 entitas. Pada acara tersebut juga dilakukan peluncuran pendirian Ikatan Praktisi Keberlanjutan Bersertifikat (IPKB), sebuah lembaga yang mengembangkan profesi keberlanjutan. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus