Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Developer Terbaik Indonesia Siap Bertanding di Grand Final Telkom Hackathon

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27657.jpg

    BANDUNG - Telkom Hackathon 2018, ajang kompetisi pembuatan aplikasi berhadiah ratusan juta dan perjalanan bisnis ke luar negeri, segera masuki babak final. Dua puluh tim terbaik telah berhasil lolos dari penjurian tahap pertama dan mengalahkan hampir 400 tim lainnya yang berpartisipasi pada kompetisi ini. 

    Tim finalis yang lolos ke babak final berdatangan dari berbagai kota di Indonesia. Berikut adalah 20 tim finalis Telkom Hackathon terpilih; Cardio PP (Bandung), Cerise (bandung), Digital Koperasi (jakarta), D-LOG (Medan, Bandung, Makassar), ESSchool (surabaya), Fotoin (jakarta), Gifood (yogyakarta), HappyDeliv (Jakarta), Just a pinless Payment Application (bandung), Lamial (yogyakarta), MagiCart (Bandung), Masakin (Jakarta), Medth (jakarta), Natieva(Jakarta), SNOPY (jakarta), Sorella (Jakarta), TRASURANCE (surabaya), Tukang Dagang (Bandung), Ulah - Uang Sekolah (yogyakarta) dan ZAKKI (Denpasar)

    Ahmad Rosadi Djarkasih selaku Ketua Telkom Hackathon, menyatakan bahwa 20 tim yang lolos dari penjurian tahap pertama telah berhasil menciptakan aplikasi bisnis baru yang inovatif dan menggunakan API dari Telkom xsight secara efekti.

    “Kami sangat antusias dan semangat melihat banyaknya ide kreatif yang dapat diciptakan dengan mengoptimalkan penggunaan Telkom API di xsight. Meyakinkan kami bahwa generasi muda Indonesia kita siap tumbuh dan bersaing di dunia digital dan teknologi masa kini" katanya di Bandung, Minggu (25/2).

    Tim finalis terpilih mengikuti tahap coaching clinic dan grand final yang akan diadakan di Bandung Digital Valley, Jalan Gegerkalong Hilir No 147 Kota Bandung, pada hari Sabtu dan Minggu ini. Di hari pertama, peserta akan diberikan pelatihan dan pendampingan (coaching clinic) oleh coach Dr. Eko Budiardjo/IPKIN (Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia) serta Bima Laga/IDEA (Indonesia e-Commerce Association). 

    Setelah coaching clinic, peserta diberikan waktu untuk melakukan hacking guna meyempurnakan karya nya dengan bimbingan/mentoring dari Dr. Bisyron Wahyudi IDSIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center) selama proses hacking.

    Tim juri untuk babak grand final terdiri dari tim internal PT Telkom dan external. Juri internal PT Telkom diwakili oleh Tri Gunadi - EVP Divisi Business Service PT Telkom Indonesia dan Alip Priyono, IR- EGM Information Technology PT Telkom Indonesia.  Sedangkan tim juri eksternal terdiri dari pakar teknologi Indonesia yaitu Didik Partono Rudiarto dari ASPILUKI (Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia), Andy Zaky/MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Inovasi dan Komunikasi Indonesia), Prof. Richardus Eko Indrajit/APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia), Betty Alisjahbana/AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia), dan I Gusti Manik/Rocklife Systems Inc.

    Sri Safitri, Ketua Satgas xsight PT Telkom, menambahkan, kompetisi ini sejalan dengan upaya PT Telkom mendorong kawula muda untuk memiliki semangat menjadi entrepreneur digital. Sekaligus menyelaraskan diri dengan amanat Presiden Jokowi yang tengah gigih membangun ekonomi digital di Indonesia.  

    "Terlebih kami sebelumnya juga sudah sukses menggelar Telkom Hackathon 2015 dan 2016, sehingga event akbar tahunan ini kembali kami selenggarakan guna mencapai tujuan kemandirian ekonomi digital bangsa," tuturnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus