Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DJBC Jabar Bantu IKM Dapatkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27699.jpg

    BANDUNG,-Direktorat jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat dan KPPBC TMP A Bandung bekerja sama dengan PT. Bintang Abadi Raya dan PT. Mugi Jaya Laksono selaku importir umum penerima PLB dan APIKMI (Asosiasi Pengusaha Industri Kecil Menengah Indonesia) telah melakukan pendataan IKM di Jawa Barat khususnya wilayah Bandung.

    Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Barat, Saipullah Nasution menjelaskan di Jawa Barat terdapat 7.428 IKM yang memiliki usaha di bidang sandang dan khusus di wilayah Bandung terdapat 2.918 IKM  yang memiliki usaha di bidang sandang. 

    Upaya sinergi tersebut ditindaklanjuti dengan asistensi dan pembinaan IKM di Kab. Bandung untuk membantu mempercepat proses penyediaan bahan baku bagi IKM dan menginisiasi pemenuhan kebutuhan bahan baku dan/atau bahan penolong Tekstil dan Produk Tekstil untuk proses produksi IKM di daerah Bandung. 

    "Sampai dengan saat ini sudah terdata 150 IKM yang akan menerima bahan baku/bahan penolong Tekstil dan Produk Tekstil dari Pusat Logistik Berikat PT. Agility International Bandung,"katanya kepada wartawan di Bandung, Selasa (27/2/2018)

    Diharapkan pada akhir tahun 2018 sebesar 80% dari total 2.918 IKM di wilayah Bandung dapat bergabung dalam skema pemenuhan kebutuhan bahan baku seperti ini.

    Nasution mengatakan secara simbolis akan dilakukan penyerahan/distribusi bahan baku impor melalui fasilitas PLB dari PT. Bintang Abadi Raya selaku importir umum penerima PLB dan APIKMI kepada pelaku usaha IKM di daerah Bandung dan sekitarnya dengan nilai pemesanan barang (bahan baku) pada Februari 2018 sebesar Rp.4.461.000.000,00 yang terdiri dari beberapa jenis kain seperti balotelli, wollfis, buble pop, jersy dain lain-lainnya. 

    Momentum ini hendaknya menjadi awal bagi pengembangan dan pertumbuhan secara nyata Industri Kecil dan Menengah di Bandung dan provinsi Jawa Barat khususnya industri konveksi  sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat. 

    Saipullah menambahkan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menjalankan fungsi Trade Fasilitator dan Industrial Assistance akan selalu berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional sebagai salah satu perwujudan Program Prioritas Nawacita  dan Trisakti.

    "Dukungan dan peran pemerintah daerah sangat penting dalam memberikan kebijakan, regulasi, dan pembinaan untuk IKM,"pungkasnya (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus