Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPMPT Kabupaten Garut Kembangkan Aplikasi LaTaZan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27715.jpg

    GARUT- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu ( DPMPT ) Kabupaten Garut Drs. H. Zat Zat Munazat, M.Si,  di kantornya Jalan Patriot, Rabu (28/2/2018),  mengatakan, agar masyarakat untuk tidak sungkan datang, terutama kaitanya dengan perijinan.

    Menurut Zat Zat,  penanaman modal itu memiliki dua sisi yaitu sisi ekonomi dan sisi pemerintahan. Sisi ekonomi ini diwujudkan untuk menarik investasi dan mempertahankan investasi, sedangkan dari sisi pelayanan publik pihaknya sebetulnya mengurus pelayanan perizinan yang menjadi titik bidik atau penilaian masyarakat dari sisi pelayanan perizinan.

    Menanggapi  izin yang berbelit-belit, persyaratan yang sulit, dan mahal, Zat Zat, mengungkapkan, ada beberapa informasi yang  di sampaikan terkait persyaratan agar tidak berbelit-belit karena sudah sesuai dengan aturan, standar pelayanannya sudah dinilai oleh ombudsman. "Jadi, kami tidak akan keluar dari koridor yang sudah di tentukan", tegasnya. Meski demikian, pihaknya kini terus membenahi semua kendala yang berhubungan dengan pelayan terhadap masyarakat.

    Drs. Nia Gania K, Sekertaris DPMPT, membenarkan tentang kendala masyarakat dengan adanya persyaratan yang berbelit-belit itu. Namun, itu semua yang terjadi di luar dinas DPMPT. Menurutnya, kebanyakan diantara mereka yang akan membuat perijinan melalui jasa orang lain. "Jadi, masyarakt banyak yang dininta untuk ini dan itu", katanya.

    Gania menjelaskan, hanya ada empat yang dikenai biaya pendaftaran, yakni untuk IMB, Trayek IMB dan Izin Penangkapan Ikan.

    "Yang lainnya Gratis, kalau selama ini masyarakat ada yang menyebutkan ada biaya itu diluar kewenangan DPMPT", tegasnya. Kemudian agar proses izin ini cepat, pihaknya menyarankan agar masyarakat mengurus sendiri, salah satunya melalui layanan Online.

    DPMPT sendiri kini telah  mengembangkan program "LaTaZan" yaitu Layanan Antar Perizinan, sehingga masyarakat yang izinnya sudah terbit tidak usah repot-repot membawa ke DPMPT, tetapi nanti DPMPT bekerja sama dengan POS Giro akan menyampaikan seluruh izin tersebut kepada masyarakat. Program dimaksud didanai oleh APBD Kabupaten Garut dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan peningkatan kepuasan masyarakat.

    Gania berharap masyarakat jangan takut mengurus izin, karena izin tidak sulit seperti yang dibayangkan, namun akan menjadi sulit pada saat persyarakat tidak lengkap dan benar.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus