Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Jabar Minta BPJS Kesehatan Optimalkan Layanan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27839.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta badan penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) kesehatan mengoptimalkan pelayanan terhadap peserta BPJS.

    Di Jabar saja, saat ini tercatat 31.509.522 peserta dari 43.740.159 penduduk atau telah mencapai 72,047 persen dari total keseluruhan. Belum lagi, 27 kota/kabupaten telah melakukan integrasi ke BPJS Kesehatan dengan jumlah total peserta sampai Januari 2018 sebanyak 2.656.934 jiwa. 

    Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah, Iwa Karniwa, dalam kegiatan forum kemitraan BPJS dengan pemerintah provinsi Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (7/3/2018).

    "Sebagaimana kita ketahui kesehatan itu adalah hak asasi manusia seperti halnya yang diamanatkan pada pasal 28 UUD 45. Pemerintah di sini wajib menyelenggarakan pembangunan dan Pelayanan secara berkesinambungan dan menjangkau seluruh masyarakat," ujar Iwa. 

    Berdasarkan UU 24/2011 tentang BPJS, dinyakatan bahwa BPJS kesehatan berfungsi menyelenggarakan program jaminan kesehatan. 

    "Kehadiran BPJS Kesehatan yang telah beroperasi beberapa tahun ini, tentunya diharapkan kontribusi yang positif sebagai upaya perwujudan siatem jaminan sosial nasional seperti yang diamanatkan dalam UU 40/2004," ucap dia. 

    Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik dan sekaligus juga mengapresiasi kepada BPJS Jabar yang telah menginisiasi forum tersebut. 

    "Penting kiranya saya sampaikan bahwa sebagai upaya untuk menunjang optimalisasi pelayanan BPJS kesehatan tentunya diperlukan pemahaman yang sama di antara pemangku kepentingan mengenai berbagai hal yang terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan," ujar Iwa. 

    Iwa menambahkan, pertemuan tersebut memiliki makna strategis, terlebih lagi di samping sebagai media penyampaian berbagai informasi juga dapat dijadikan sebagai wahana untuk berkomunikasi dan berkordinasi antar pemangku kepentingan terkait, terutama untuk membahas berbagai permasalahan atau kendala. 

    "Untuk itu saya harapkan kordinasi tersebut bisa menghadirkan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Barat," tutupnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus