Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Puluhan APK Ditertibkan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27956.jpg
    Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung menertibkan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar ketentuan di Kawasan Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Kamis (22/03).

    BANDUNG- Petugas  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung  menertibkan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK)  yang melanggar ketentuan di Kawasan Jalan  Pelajar Pejuang Kota Bandung, Kamis (22/03). 

    Staf Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Bandung Farsan Al Aiman mengungkapan penertiban ini merupakan rekomendasi Panitia Pengawas Tingkat Kecamatan yang dinilai menyalahi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor  4 tahun 2017 pasal 70 ayat 5 tentang pemasangan alat peraga kampanye.

    "Penertiban kali ini memang berdasarkan rekomendasi dari Panwas tingkat kecamatan, ada sekitar 30 titik APK yang akan kami tertibkan," ucap Farsan disela-sela penertiban APK, Kamis (22/03).

    Farsan menegaskan pemasangan APK harus sesuai dengan rekomendasi Komisi Pemilihan Umm (KPU), dimana APK dilarang dipasang di dekat tempat ibadah, pendidikan, layanan umum hingga instansi pemerintahan.

    "Sebanyak 30 titik rekomendasi (penertiban) ini karena APK tersebut melanggar. Tidak hanya lokasinya yang tidak sesuai, tetapi ukuran hingga desain APK  juga melanggar," terangnya.

    Farsan juga menyatakan Panwaslu Kota Bandung secara rutin akan terus melakukan penertiban APK setiap pekan yang dinilai melanggar aturan termasuk reklame berukuran besar yang tidak berizin. 

    "Kami koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dan ternyata tidak ada pengajuan izin sejumlah reklame. Jadi kami tertibkan," tegasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus