Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Hari Pertama Puasa, Gubernur Jabar Sidak Beberapa Pasar Tradisional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/kunjungan-gubernur-pasar9.jpg

     

    Memasuki hari pertama puasa, yang jatuh pada tanggal 1 Agustus 2011, Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan menggelar sidak ke beberapa pasar tradisional yang berlokasi di Kota Bandung. Pasar yang dikunjungi antara lain : Pasar Sederhana, Pasar Kosambi dan Pasar Batununggal. Dari kegiatan sidak, Gubernur meninjau kondisi barang khususnya sembako baik dari sisi harha maupun dari sisi stok.
     
    Dari hasil sidak juga terungkap kondisi harga beberapa kebutuhan pokok. Beras  ada yang sudah mencapai Rp.6.500,- per Kg dan paling mahal dengan kondisi beras berkualitas bagus sebesar Rp.8.800,-. , cabai Rp. 12.000 per Kg, telur mengalami kenaikan yang dalam kondisi normal Rp.15.000 per Kg menjadi Rp.17.000 per Kg, daging ayam yang kemarin mencapai Rp.30.000,- per Kg menurun harganya sebesar Rp.29.000 per Kg, gurae merah Rp.37.000 per Kg, Ikan Mas Rp. 22.000,- per Kg, ikan laut mengalami kenaikan 10% dari harga normal dan daging sapi yang semula Rp.68.000,-per Kg masih berada pada Rp.70.000,- per Kg.
     
    Terkait dengan hasil peninjauan, Gubernur dalam keterangannya kepada wartawan mengungkapkan kondisi harga sebagaimana ditinjau hari ini dinilai stabil demikian juga untuk stok aman. Harga stabil nampak dari harga beras, harga sayuran yang cenderung tetap, harga telur naik sedikit yaitu sebesar Rp.2000,- per Kg. Untuk daging sapi yang sekarang Rp.70.000,- per Kg selama suvlai lancar, optimis secara bertahap untuk hitungan hari besok ke depan akan mengalami penurunan.
     
    Untuk stok, juga aman. Guna mencukupi kebutuhan daging sapi kini tercatat adanya 35.000 ekor yang siap dipotong sementara kebutuhan masyarakat hanya bekisar 26.000 ekor. Stok aman juga terjadi untuk beras karena menurut laporan Bulog stok beras aman sampai 4 bulan ke depan, apalagi stok beras raskin telah disediakan sebanyak 165.000 ton. (Nur) 
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus