Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Rawan Longsor, Warga Sempur dan BPBD Kota Bogor Lakukan Simulasi Bencana

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28138.jpg

    BOGOR - Kota Bogor memiliki intensitas hujan yang sangat tinggi dan tidak mengenal musim. Oleh karenanya, tanah longsor menempati urutan pertama bencana yang kerap terjadi di Kota Bogor. 

    Tahun 2017 lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada ratusan kejadian bencana tanah longsor di berbagai wilayah Kota Bogor. 

    Maka tak ayal lagi, jika pada Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang tepat jatuh pada Kamis (26/04/2018) ini BPBD Kota Bogor melakukan simulasi penanggulangan bencana tanah longsor di Sempur Kaler, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. 

    “Di simulasi itu, tim relawan sempur melakukan monitoring wilayah ke lokasi longsor, mereka juga menghubungi rt/rw untuk mengajak warga melakukan evakuasi mandiri. Lalu kelurahan menghubungi tim rescue BPBD dan BPBD segera melakukan penyelamatan, membuat penampungan serta pengobatan bagi pengungsi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan.

    Ganjar mengatakan meski memang hanya simulasi tetapi pihaknya ingin hal ini dapat menggugah warga untuk selalu antisipasi terhadap bencana. Sebab, ini lebih kepada sebuah gerakan aksi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk sadar bencana.

    “Sesuai dengan tema HKBN tahun ini Siaga Bencana Dimulai dari Kita, Keluarga dan Komunitas. Jadi, kami mendorong seluruh komponen masyarakat untuk bisa mengevakuasi dirinya sendiri, sehingga bisa mengurangi resiko korban jiwa,” jelasnya. 

    Sementara itu, Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan ada tiga komponen dalam hal kesiapsiagaan bencana, yakni: pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Mengingat terjadinya bencana tidak pernah diduga maka pada HKBN ini digagas simulasi yang bertujuan memberikan pemahaman dan edukasi penanggulangan bencana. 

    “Kami harap melalui simulasi ini warga menjadi lebih siaga dan simulasi ini juga dapat dilakukan secara berkala di setiap wilayah Kota Bogor,” kata Usmar. (fla/hari-SZ) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus