Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ulama Ikut Atasi Inflasi Jabar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28154.jpg

    BANDUNG - Sebagai wujud komitmen Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Barat dalam menjaga stabilitas harga, khususnya pada bulan Ramadhan, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan kegiatan Forum Silaturahmi Ulama Se-Jawa Barat 1439 H, Rabu (2/5/2018). 

    Acara tersebut merupakan kerja sama antara TPID Provinsi Jawa Barat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat serta beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan yang menyampaikan tentang peningkatan peran ulama dalam mendukung pengendalian inflasi. 

    Acara yang dihadiri oleh sekitar 500 orang ulama ini bertujuan untuk memberikan himbauan moral kepada masyarakat melalui media dakwah. Para ulama dalam berbagai kesempatan berdakwah diharapkan dapat mengingatkan masyarakat atau konsumen untuk mengalokasikan pengeluarannya dengan lebih bijak (bijak belanja), begitu juga kepada para pedagang agar menjual barang secara jujur (hanya menjual barang yang masih layak dijual) serta tidak menimbun dan mempermainkan harga.

    Dalam sambutannya, Ketua MUI Jawa Barat KH. Rachmat Syafe’i menyampaikan bahwa ulama dalam masyarakat sebagai sosok yang dipandang dan didengarkan, sehingga penyampaian materi mengenai pengendalian inflasi akan menjadi lebih tepat sasaran. 

    Sementara  itu, Kepala Perwakilan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P. Joewono, yang juga merupakan Wakil Ketua TPID Jabar, berharap agar upaya mencapai kestabilan harga didukung oleh semua kalangan, tak terkecuali para ulama. 

    Menurutnya, kestabilan harga tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan barang maupun penawaran dan permintaan saja, namun juga ditentukan oleh faktor-faktor lain seperti biaya produksi, biaya distribusi, bahkan spekulasi dan persepsi konsumen. 

    "Oleh sebab itu, peran ulama menjadi strategis karena dapat langsung memberikan himbauan moral kepada masyarakat, mempengaruhi persepsi dan ekspektasi masyarakat, agar tercipta kestabilan harga," jelasnya.

    Turut hadir dalam acara Forum Silaturahmi Ulama tersebut adalah Ketua MUI Jabar, Prof. Dr. KH. Rachmat Syafe’i, Lc., MA, Sekretaris Komisi III DPRD Jawa Barat, Ibu Isbudi Widuri, KH. Athian Ali yang menyampaikan tentang peningkatan peran ulama dalam mendukung pengendalian inflasi, Ketua TPID Kab/Kota yang diwakili oleh Asisten II Kota Depok, Kab. Ciamis, Kab. Garut, Kab. Cirebon, Kota Sukabumi, Kab. Bandung, Kab. Majalengka serta anggota TPID Provinsi dan TPID 27 Kab/Kota se-Jawa Barat.

    Dalam kesempatan tersebut, para ulama menyepakati akan membantu upaya TPID Jabar dalam pengendalian inflasi melalui berbagai media dakwah yaitu ceramah, khutbah, pengajian, maupun media dakwah lainnya. Himbauan moral tersebut akan terus disuarakan, sekaligus sebagai dakwah amar ma'ruf nahi mungkar. 

    Kedepan dalam menghadapi bulan Ramadhan 2018, diharapkan melalui berbagai himbauan moral dan aksi pengendalian inflasi yang dilakukan oleh TPID, inflasi Jabar akan stabil dan terkendali. (jo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus