Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Harga rumah di Jabar naik, akibatnya penjualan turun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28310.jpg

    BANDUNG - Bank Indonesia (BI) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan harga rumah tinggal pada triwulan I 2018 mengalami kenaikan. Akibatnya, penjualan mengalami penurunan.

    Survei BI Jabar menyebutkan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 5,89 persen (yoy). Kondisi tersebut tercermin dari kenaikan harga properti residensial pada Triwulan 2018 yang terjadi pada seluruh tipe rumah.

    Pertumbuhan harga untuk rumah tipe kecil, menengah, dan besar masing-masing sebesar 6,06 persen (yoy), 6.77 persen (yoy) dan 4,82 persen (yoy). Pertumbuhan harga properti  dipicu oleh naiknya harga bahan bangunan dan upah pekerja serta biaya perizinan yang cukup tinggi.

    “Dilihat dari sisi volume, penjualan properti residensial pada Triwulan 1 tahun 2018 cenderung mengadami penurunan, khususnya pada rumah tipe menengah dan tipe besar,” ujar Kepala Grup / Direktur Perwakilan BI Jabar Ismet Inono dikantornya, Selasa (22/5/18).

    Sementara lndeks Harga Properti Komersial (IHPK)  pada Triwulan 1 tahun 2018 tumbuh 0.38 persen (yoy). Pertumbuhan harga yang Iebih tinggi khususnya terjadi pada segmen ritel sebesar 1,89 persen dan apartemen sebesar 3,31 persen.

    “Tingginya permintaan terhadap apartemen dan perkantoran juga menjadi penyebab naiknya harga properti komersial ini,” jelasnya. (Jo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus