Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kendaraan Melintas ke Jabar di Musim Mudik 2018 Diprediksi Naik

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28371.jpg

    BANDUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar memprediksi arus kendaraan pada mudik lebaran tahun 2018 mengalami peningkatan. Semua persiapan untuk layanan keamanan dan keselamatan pengendara diklaim sudah dilakukan.

    Kepala Dishub Jabar Dedi Taufik menyatakan kenaikan arus lalu lintas ke Jawa Barat di jalur darat bisa mencapai 5 persen dari tahun lalu yang mencapai 2.462.840 kendaraan.

    Selain itu, peningkatan pun terjadi di jalur laut sebesar 1,67 persen, jalur udara naik 7,6 persen dan kereta api 7,8 persen.

    "Kami prediksi akan meningkat, dominasinya masih kendaraan roda dua. Kalau penumpang (diprediksi) totalnya diperkirakan mencapai 13,2 juta jiwa," katanya saat dihubungi, Selasa (29/5/2018).

    Untuk mengantisipasi kepadatan arus, terutama di jalur darat, Dishub ia katakan akan fokus pada fasilitas lalu lintas jalan Jabar sebagai lintasan dan tujuan dengan tiga jalur utama. Yakni, jalur utara, tengah dan selatan.

    "Tentu kami komitmen mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan layanan," ucapnya.

    Di jalur darat, Dedi menyebut sudah menyiapkan armada berupa bus sebanyak 4.675 unit, baik bus antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

    Dari jumlah itu, total seat (kursi) bisa mengangkut sebanyak 205.744 penumpang. Ia memastikan semua kelengkapan keselamatan bus sudah dan sedang diproses secara berkala hingga H-10 Idul Fitri.

    Adapun untuk angkutan kereta api, Dishub Jabar menyebut sudah ada 92 kereta dengan keberangkatan dari kota Bandung, Kiara Condong dan Cirebon. Jumlah itu sudah dikonfirmasi berdasarkan rapat koordinasi yang dilakukan bersama pihak Daerah Operasi (Daop) Kereta Api Indonesia (KAI) di wilayah bersangkutan.

    Untuk angkutan sungai danau dan penyebrangan, sudah disiapkan 1.352 kapal di bawah 7 gross tone (GT). Angkutan udara ada 98 pesawat.

    "Angkutan udara nantinya melayani penerbangan domestik sebanyak 78 unit, unutuk penerbangan internasional sebanyak 20 unit," pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus