Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DLH Angkut 400 Ton Sampah Selama Libur Lebaran

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28573.jpg

    KABBANDUNG-Tidak kurang dari 400 ton sampah diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung selama libur lebaran tahun 2018. Timbulan sampah tersebut berasal dari 50 titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Hal tersebut diungkapkan Kepala DLH Asep Kusumah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/6).

    “Pemerintah terus berupaya menangani persoalan timbulan sampah di TPS liar selama libur lebaran. Sudah 400 ton sampah kita angkut ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sarimukti sejak 11 Juni lalu, namun sampai saat ini timbulan sampah di TPS liar masih sering terjadi,” ungkap Kepala DLH.

    Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya sudah mengoptimalkan sarana yang ada untuk mengangkut sampah. Sebanyak 80 unit truk sampah berkapasitas 6-8 meter kubik, yang beroperasi sejak tanggal 11–13 Juni.  Pada malam takbiran, tambah Asep, DLH mengoperasikan 21 armada truk sampah yang digunakan di beberapa titik TPS liar.  Tumpukan sampah paling banyak yakni di Jl. Alfathu Soreang, Jl. Parungserab, dan Dangdeur Desa Sayati kec. Margahayu.

    “Kita optimalkan 80 armada pengangkut sampah dan memaksimalkan 21 truk saat malam takbiran. Untuk personil kita tugaskan 105 orang,  terdiri dari 1 supir dan 4 kernet setiap truk yang tersebar di seluruh wilayah,” imbuhnya.

    Asep Kusumah mengapresiasi para petugas kebersihan yang sigap menjalankan puasa sambil bekerja. Dari 11-13 Juni bertugas, para personil itu kembali bekerja tanggal 18 Juni untuk melakukan pembersihan sampah di TPS liar dan TPS lainnya. 

    Selain para personil kebersihan, para kader lingkungan juga turut membantu pemerintah dalam menangani persoalan sampah. Seperti hadirnya komunitas kampung Sabilulungan Bersih (saber), yang ikut mendukung daerah menuju Kampung Wisata.

    “Pada hari raya Idul Fitri, para komunitas Kampung Saber melakukan bersih-bersih di sejumlah wilayah pariwisata, seperti di desa Cibuluh Pangalengan, desa Soreang, Kutawaringin dan desa Jatiendah Kec. Cimenyan, karena sampah juga dihasilkan dari para wisatawan. Sedangkan kader lingkungan yang ada di Sayati, Katapang, Pasirjambu dan beberapa jalur protokol pun ikut membantu membersihkan sampah,” paparnya.

    Sebagai upaya menyelesaikan persoalan sampah yang terus terjadi, Asep Kusumah menekankan kepada masyarakat agar ikut menjadi sumber solusinya, dengan cara menangani sampah sejak skala rumah tangga.

    “Selain itu kita harapkan agar masyarakat ikut mendukung program pemerintah, yakni membuat 2 lubang biopori setiap rumah untuk sampah organic dan pemilahan sampah anorganik untuk dikumpul dan disetorkan ke bank sampah terdekat,” harap Asep.

    Perubahan sudah terjadi di beberapa wilayah terkait adanya TPS liar ucap Asep. Pemerintah sudah merubah TPS liar menjadi Pojok Edukasi Bersih Sampah (Pokasi), seperti di Rancaekek, Cikancung, Cileunyi, dan Katapang.

    “Apalagi warga Kecamatan Cileunyi sudah membentuk tim penanganan sampah liar, jadi mereka mengajak sesama warganya agar tidak menumpuk sampah sembarangan. Dan ini kita harapkan agar bisa terbangun juga kesadaran masyarakat di wilayah lainnya.  Ayo kita tumbuhkan kesadaran jaga kampung jaga lembur,” pungkas Asep.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus