Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    KPU: TPS Di Cianjur Berpotensi Dilakukan Pemungutan Suara Ulang

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28720.jpg

    BANDUNG-Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 Kampung Pataruman, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, berpotensi dilakukan, menyusul beredarnya video yang diduga pengerahan pemilih mencoblos salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat oleh okum petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Endun Abdul Hak mengatakan, pelaksanaan PSU di TPS tersebut akan dilakukan berdasarkan keputusan pleno dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat selaku pihak yang mengusut.

    "Kita tunggu keputusan dari Bawaslu soal keputusan pidananya," kata Endun di kantor KPU Jawa Barat Jalan Garut Kota Bandung, Selasa (03/07).

    Menurit Endun, pihaknya tidak mau berandai-andai terkait kasus tersebut dan pemungutan ulang bisa diajukan empat hari setelah hari H keputusan rapat pleno hasil penghitungan suara secara manual.  

    "Penghitungan suara Pilgub Jabar secara manual dijadwalkan diumumkan pada 9 Juli 2018 sementara PSU bisa diajukan empat hari setelah hari H keputusan rapat pleno hasil penghitungan suara secara manual," ucapnya.

    Endun menegaskan, jika PSU diajukan melebihi empat hari, maka dipastikan tidak akan ada PSU dan suara awal hasil penghitungan yang akan diklaim sebagai suara sah.

    "Jika terbukti ada kejadian tersebut dengan mengerahkan pemilih, maka harus disikapi tegas karena ini bentuknya jelas pelanggaran," tegasnya.

    ‎Sebelumnya, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, membenarkan adanya video petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang mengarahkan pemilih untuk mencoblos salah satu pasangan calon dan viral di media sosial. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus