Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tangsel Ingin Buang Sampah ke Nambo

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28935.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Kota Tanggerang Selatan menjajaki kemungkinan bisa menggunakan Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo, Bogor.

    Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan upaya kerjasama pemanfaatan Nambo oleh Tanggerang Selatan pada prinsipnya dimungkinkan karena dibawahi payung hukum BKSP Jabodetabekjur. 

    “Prinsipnya ini memungkinkan, tapi saya harus laporkan dulu ke Pak Gubernur. Karena keputusan ada di beliau,” ujarnya, Kamis (12/4/2018).

    Menurutnya potensi Nambo dimanfaatkan Tanggerang Selatan bahkan oleh DKI Jakarta sangat terbuka selain melayani kawasan Bogor Raya. Namun sebelum menyepakati hal tersebut, pihaknya masih memastikan proses negoisasi dengan PT Indocement tuntas.

    “Ini memang tindaklanjut pertemuan BKSP di DKI Jakarta. Sampah memang menjadi salah satu pembahasan. Kemungkinan kerjasama bisa, karena kita NKRI dan ada payung BKSP. Tinggal kajian teknis dan langkah-langkah lanjutan,” tuturnya.

    Iwa berharap jika proses-proses teknis sudah selesai, maka pembangunan Nambo diharapkan bisa tuntas dan dioperasikan pada akhir Desember 2019 atau awal Januari 2020 mendatang. 

    Sementara urusan tipping fee menurutnya akan dibahas jika financial closing PT Jabar Bersih Lestari dan PT Indocement selesai. “Belum ke arah sana, ini dilaporkan dulu ke Gubernur,” ujarnya.

    Sebelumnya, Wali Kota Tanggerang Selatan Airin Rachmi Diany menggelar rapat bersama Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa membahas rencana pemanfaatan TPPAS Nambo, Bogor sebagai tempat pembuangan sampah dari wilayahnya.

    Airin mengatakan kedatangannya ke Gedung Sate guna menindaklanjuti rapat Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) Jabodebatekjur pekan lalu yang dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan. “Kami menindaklanjuti kerjasama TPPAS Lulut Nambo, yang terletak di wilayah Kabupaten Bogor,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (11/4/2018).

    Menurutnya Kota Tanggerang Selatan memiliki persoalan sampah dimana kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada saat ini mulai terbatas. “Tangsel kan berbatasan dengan Kabupaten Bogor. Sehingga mudah-mudahan [Nambo] bisa jadi salah satu solusi bagi kami pemerintah kota dalam rangka pelayanan di bidang persampahan,” tuturnya.

    Dia berharap kerjasama pemanfaatan Nambo bisa terwujud karena akan sangat membantu pihaknya menyelesaikan persoalan sampah. “TPA kita konsepnya sanitary landfill, luas wilayah kita sedikit, jumlah penduduknya banyak 1,5 juta. Sampah sesuatu yang tidak pernah bisa berhenti,” ujarnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus