Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sukabumi Tandatangani APIP dan APH, Pelanggaran Korupsi Harus Menurun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_28967.jpg

    KABSUKABUMI-Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait Penanganan Laporan atau Pengaduan Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Aula Barat Gedung Sate, Selasa (17/07).

    Dengan kerja sama APIP dan APH antara Pemda dan penegak hukum diharapkan memaksimalkan peran pencegahan tindak korupsi di lingkungan pemerintahan. Hal Ini dilakukan dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pemda yang strategis.

    Inspektur Daerah Propinsi Jawa Barat H. Moch. Solihin yang membacakan sambutan tertulis Pj. Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa koordinasi APIP dan APH bukan untuk melindungi kejahatan atau menutupi tidak pidana korupsi saja, tapi juga untuk mempercepat proses pembangunan daerah.

    "Kordinasi APIP dan APH ditujukan untuk menghindari terjadinya perasaan khawatir terhadap penyelenggaraan pemerintahan dalam bertindak karena takut melakukan kesalahan administrasi yang kemudian dapat dipidanakan sehingga dampaknya akan menghambat pembangunan," jelasnya.

    Dalam kegiatan tersebut Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami Melakukan Penandatanganan PKS bersama dengan 27 Bupati dan Walikota, Kejaksaan Negeri dan Kepala Kepolisian Resort Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat.

    Menurut Bupati Sukabumi bahwa kesepakatan APIP dan APH ini adalah terobosan penanganan beberapa persoalan yang ada di birokrasi bisa di selesaikan secara internal dan secara psikologis dapat memberikan satu dampak positif dan diingatkan untuk melakukan perbaikan atau perubahan perilaku.

    "Diharapkan dalam sisi ini bisa dilakukan salah satu ruang percepatan penanganan sehingga tingkat pelanggaran korupsi akan menurun, dan harus menurun," tegasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus