Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kunjungi Sirkuit Dan Objek Wisata, Bupati Sukabumi Berharap Masyarakat Bisa Sejahtera

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29026.jpg

    KAB SUKABUMI-Pengembangan kawasan wisata di Kabupaten Sukabumi terus dilakukan, bukan hanya wisata alamnya namun pengembangan wisata rekreasi dan olah raga pun menjadi fokus pembangunan Pemkab Sukabumi.

    Seperti lokasi wisata karang para yang berada tak jauh dari pusat kota Sukabumi tepatnya di Desa Kebonmanggu Kecamatan Gunungguruh.

    Bukan hanya wisata bebatuan dan pemandanagan alam yang indah namun dilokasi ini juga telah dibagun Sirkuit untuk para crosser.

    "Hal ini merupakan cara untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Kebonmanggu," jelas  Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami saat meninjau lokasi sirkuit grasstrack karang para yang baru selesai dibangun, Minggu (22/07).

    Bupati pun berharap dengan dibangunnya kawasan Karang Para ke depan bisa menumbuhkan dampak ekonomi masyarakat yang lebih baik.

    "Kebijakan pemerintah tentunya melakukan regulasi, dimana tempat ini nantinya harus menimbulkan dampak pertumbuhan ekonomi, kemudian juga tempat edukasi, dan yang paling penting adalah bagaimana tempat ini memberikan nilai kenyamanan ketika orang berekreasi," ungkapnya.

    Bukan hanya melihat lokasi grasstrack, Bupati Sukabumi juga menyempatkan untuk melihat objek wisata Karang Para. Menurutnya lokasi tersebut bisa dikembangkan untuk wisata paralayang dan wisata lainnya.

    "Selain wisata bebatuan, seperti batu ini karang goong, lokasi ini juga dimungkinkan bisa untuk paralayang," jelasnya.

    Ke depan, Bupati pun berharap masyarakat bisa lebih aktif untuk menjaga dan terlibat dalam pembangunan di lokasi wisata tersebut.

    "Masyarakat bisa memberdayakan diri, misalnya menjadi guide, ikut dalam pengelolaan wisata atau jualan kuliner," tambahnya.

    Selain penerangan jalan umum, Bupati pun menyoroti akses jalan masuk menuju Karang Para. Dirinya meminta pihak desa untuk menyingkronkan musyawarah antar desa (Musrenbangdes) dan Musrenbang Kabupaten sehingga ke depan pembangunan bisa menjadi prioritas.

    "Pasti malam gelap, ke depan PJU nanti kita akan pasang di sini, jadi malam pun bisa dikunjungi orang. Kemudian yang paling pokok itu infrastruktur, bus tiga per empat nggak akan naik, sedangkan biasanya wisatawan menggunakan bus, kita bongkar kalau masyarakat setuju, jadi jalan bisa dilalui oleh bis tiga perempat dan inshaAlloh kedepan ini menjadi icon," pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus