Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Laba BJB Triwulan II Capai Rp903 Miliar

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29164.jpg

    BANDUNG-PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Thk. (IDX : BJBR) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik. Kinerja bank bjb padaTriwulan ll tahun 20l8 berhasil membukukan laba bersih sebesar 903 milyar rupiah atau tumbuh sebesar 9,2% year on year. 

    Total aset bank bjb tercatat sebesar 113,4 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 4,5% year on year. bank bjb juga berhasil menyalurkan kredit dengan total kredit sebesar 72,3 triliun rupiah. 

    Hal ini dipaparkan oleh Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris bank bjb dalam acara analyst meeting 202018 yang bertempat di Glass House, Hotel Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta bersamaan dengan seluruh jajaran Direksi, Dewan Komisaris serta tamu undangan yang merupakan analis-analis pasar modal maupun pihakpihak yang berkepentingan lainnya. 

    Pada laporan Laba Rugi, Net Interest Income berhasil tumbuh sebesar 3,7% year on year, Fee Based Income berhasil tumbuh secara signifikan sebesar 20,3% year on year dan Biaya CKPN berhasil diturunkan sebesar 48.9% year on year. 

    Di sisi pendanaan, dengan komitmen bank bjb untuk terus meningkatkan pelayanan demi memahami masyarakat Indonesia dan didukung dengan pengembangan teknologi yang baik untuk mempermudah layanan transaksi nasabah dengan cepat, bank bjb berhasil menghimpun Dana Pihak Kctiga (DPK) dengan total sebesar 88,8 triliun rupiah. 

    Berbagai indikator penting dalam rasio keuangan cukup terjaga dengan baik, dimana selain profitabilitas bank yang positif, bank bjb juga secara konsisten berhasil menjaga tingkat efesiensi serta kualitas aset. 

    "Pada triwulan ll ini bank bjb berhasil membukukan laba bersih yang sangat baik dengan mencapai 903 milyar atau tumbuh sebesar 9,2% year on year, berada diatas rata-rata industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 7,7% year on year, dan di triwulan ll ini kami berhasil menjaga NPL pada level l,6% lebih baik dibandingkan industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 2.79%," ujar Dirut bank BJB Ahmad Irfan.
     
    Adapun pertumbuhan kredit dan DPK akan menyesuaikan dengan situasi ekonomi nasional sehingga yang menjadi concern adalah bagaimana agar pertumbuhan kredit dan DPK ini dapat berjalan seimbang sehingga kami lebih efisien dalam mengelola Asset dan Liabilities. 

    "Target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan, bank bjb tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran l0 besar bank nasional yang berkinerja baik," tambahnya. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus