Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dari Sidang Paripurna DPRD, Tentang Hari jadi Jabar Ke-66

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_8527.jpg

    BANDUNG-Sidang Paripurna kali ini, Jum’at(19/8) amat berbeda dibandingkan sidang-sidang paripurna sebelumnya. Pada sidang paripurna kali ini, semua anggota dewan dan undangan semuanya menggunakan pakaian adat Sunda. Tampak dari mulai Gubernur/Wagub, Ketua DPRD dan pimpinan lainnya, serta undangan yang terdiri atas para pejabat esselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    Sidang Paripurna DPRD kali ini merupakan sidang khusus sehubungan Hari Jadi ke-66 Tahun Provinsi Jawa Barat. Sidang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD, Irfan dengan agenda sekitar Hari jadi Prov. Jabar, yaitu : Pidato Gubernur dan penyerahan penghargaan Gubernur terhadap warga masyarakat yang berinovasi dibidang pembangunan.

    Semua anggota dewan dan undangan menggunakan pakaian adat Sunda, yaitu mengenakan pakaian yang  kebawahannya memakai  “sarung” , “baju” dan “ikat”. Bajunya berwarna crem sedangkan sarungnya umumnya berwarna coklat, tapi ada juga yang berwarna merah corak batik.  Khususnya untuk ikat (Iket :Sunda) kepala, coraknya berbentuk “batik” khas Jawa Barat.

    Mengingat pakaian berbeda dengan hari-hari sebelumnya, maka tak heran para anggota dewan dan undangan lainnya saling memandang dan memperhatikan dan tidak jarang saling menyindir dan mengolok-olok. Beramai-ramai foto bersama dan foto perorangan dan berkelompok didepan mimbar utama ruangan sidang paripurna. Camera pribadi menjadi pilihan untuk foto, melalui HP dan camera kecil lainnya. “Inilah satu-satunya moment dimana kita bisa berbeda dengan hari lainnya”, dan kita disini adalah yang pertama merayakan hari jadi Jawa Barat”, ujar salah satu undangan dai OPD Prov. Jabar.

    Gubernur dalam pidato sidang paripurna, sekali lagi menyampaikan penjelasan tentang jatuhnya hari jadi Jawa Barat pada tanggal 19 Agustus 1945. Menurut Gubernur, penetapan tanggal tersebut dilalui dengan berbagai diskusi dan kajian, baik oleh dewan, pihak pemerintah dan para pakar. Setelah melalui  kajian yang mendalam, maka diputuskanlah hari jadi itu dengan ditetapkan melalui Perda No.26 Tahun 2010. Gubernur menyampaikan rasa  terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang telah berjuang untuk kemajuan Jawa Barat.

    Usai pelaksanaan sidang paripurna, dilakukan sesi pemotretan. Untuk anggota dewan berlangsung di dalam gedung paripurna DPRD, sedangkan untuk pihak eksekutif khusus esselon II dilakukan didepan Gedung Sate.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus