Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    MoU Kesehatan Presisi dan Pertanian, Wabup berharap KEK Segera Operasional

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29236.jpg

    KABSUKABUMI-Bertempat di Ruang Rektor Universitas Padjajaran (UNPAD) lantai II Jatinangor Bandung, Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono menghadiri Pertemuan Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara PT Bintang Raya Loka Lestari  (PT BRLL) dengan UNPAD  tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi, Senin (6/08).

    Wabup berharap, dengan adanya MoU ini Kawasan Ekonomi Khusus segera terbangun. "Kita berharap kawasan ekonomi khusus ini bisa bergerak dibangun, dan nanti bisa segera operasional," jelasnya.

    Sementara itu isi dari kesepahaman tersebut adalah mengenai Kesehatan Presisi dan Pertanian (Agro Health Ecopark) dimana masing masing pihak akan  mengembangkan sumberdaya dan kemampuan yang ada dalam rangka mendukung KEK dengan memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

    Wabup menyampikan ucapan terimakasih kepada para pihak yang telah melakukan MoU, terlebih materi MoU tersebut menyangkut beberapa pilar bisnis yang salah satunya adalah pilar Kesehatan.

    "PT BRLL kerjasama dengan UNPAD, MoU sudah ditandatangani jadi bisa terus bergerak untuk membangun di kawasan itu," pungkasnya.

    Diketahui beberapa waktu lalu, Kecamatan Cikidang dicanangkan menjadi kawasan ekonomi khusus di Kabupaten Sukabumi. Potensi wisata dan banyaknya perusahaan di wilayah tersebut menjadi alasan utama pencanangan daerah ekonomi khusus itu. walaupun kawasan Cikidang tidak menjadi bagian dari Geopark Ciletuh, namun wilayah tersebut menjadi bagian penting dari Kabupaten Sukabumi, sehingga kedepan dengan dibangunnya kawasan ekonomi khusus tersebut masyarakat bisa tersejahtrakan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus