Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Intip Mobil Sisa Perang Dunia II Tunggangan Bima Arya ke Upacara Kemerdekaan

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29456.jpg

    KOTABOGOR-Ada yang unik dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun ini. Walikota Bogor Bima Arya datang ke lokasi upacara dengan menunggangi mobil klasik sisa perang dunia II. Seperti apa?

    Datang bersama sang istri Yane Ardian, Bima Arya tiba di Lapangan Pusdikzi, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Jumat (12/8/2018), sekitar jam 09.00 WIB.

    Seperti biasa Bima mengenakan pakaian dinas upacara besar (PDUB) serba putih. Sementara Yane menyelaraskan dengan kebaya yang didominasi warna merah.

    Yang unik, Walikota datang menunggangi kendaraan klasik kental dengan nilai historisnya. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini ia menaiki kendaraan Mercedes Benz tipe W142 jenis Cabriolet pabrikan tahun 1937.

    “Ini setiap 17 Agustus (sudah tahun ke-4) saya selalu dipinjami oleh teman-teman komunitas mobil antik. Tahun ini mobil produksi tahun 1937,” ungkap Bima ketika ditanya awak media usai memberikan remisi HUT RI di Lapas Paledang Bogor.

    Menurut Bima, awalnya mobil ini diproduksi di Jerman dengan jumlah terbatas, yakni hanya 11 unit di dunia.

    “Mobil ini diproduksi saat perang dunia kedua waktu itu. Tapi hampir semuanya hancur karena bom. Jadi di dunia ini tinggal 4 yang tersisa. Salah satunya milik pak Anton Sulaiman. Rajanya kolektor mobil antik. Beliau koleksinya banyak sekali. Beliau sukarela meminjamkan mobil ini untuk saya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, dari sekian banyak mobil klasik, Mercy W142 ini yang paling membuatnya berkesan. “Mobil ini yang paling luar biasa. Karena nilai sejarahnya, antiknya, saya khawatir deg-degan takut di seruduk angkot tadi soalnya harganya juga luar biasa,” kata Bima, lalu tertawa.

    Ya, Mercedes Benz  W142 jenis Cabriolet tahun 1937 ini ditaksir memiliki harga jual sekitar Rp7 miliar. Sang Pemilik Anton Sulaiman yang juga Pembina Perhimpunan Pecinta Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), mengaku dirinya membeli mobil tersebut dari orang Singapura 3 tahun lalu dengan harga Rp5,5 miliar.

    Diceritakan Anton, sejarah mobil dengan cc 3.208 ini sebelumnya memang digunakan pada zamannya Hitler yang didesain khusus untuk pemimpinnya mereka di Jerman. 

    Selain nilai sejarah tinggi, kata Anton, semua onderdil maupun mesinnya masih utuh seperti baru dibuat pada tahun 1937. (pri/humas) 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus