Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PT Dirgantara Indonesia Serahkan Pesawat untuk Polri

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29767.jpg

    BANDUNG-PTDI melakukan serah terima 1 (satu) unit Pesawat CN295 kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), di Mako Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten. 

    Melalui siaran pers Humas PT DI, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Moechgiyarto didampingi Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro melakukan pengguntingan pita pada prosesi serah terima pesawat CN295 yang turut disaksikan oleh Direktur Niaga PTDI Irzal Rinaldi, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol. M. Chairul Noor Alamsyah, Dirpolud yang baru dilantik Brigjen Pol. Anang Syarif Hidayat dan Dirpolud periode sebelumnya, Brigjen Pol. Drs. Indra Miza.

    Kontrak Jual Beli 1 (satu) unit Pesawat Terbang CN295 dan 1 (satu) unit Helikopter Bell 412EP, Nomor: KJB/02/KSA.2011/IX/2015 telah ditandatangani pada tanggal 21 September 2015, antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan PTDI. 

    “Penyerahan pesawat CN295 ini dilakukan empat bulan lebih awal dengan status Ahead of Time dari target delivery yang tertulis pada kontrak, yaitu Januari 2019. Sedangkan 1 (satu) unit Helikopter BELL 412EP penyerahan sesuai kontrak pada September 2019, namun PTDI berkomitmen untuk dapat menyerahkan helikopter tersebut pada tahun ini," kata Elfien Goentoro, Direktur Utama PTDI Jumat.

    Kontrak jual beli tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepercayaan Kepolisian Udara Republik Indonesia terhadap produk PTDI. Kepolisian Udara Republik Indonesia sebelumnya telah mengoperasikan pesawat terbang NC212-200, helikopter BO105, BELL 412SP, BELL 412EP. 

    Pesawat CN295 merupakan pengembangan dari pesawat CN235, dimana badan pesawatnya (fuselage) diperpanjang tiga meter dan menggunakan mesin terbaru  turboprop Pratt & Whitney PW127G yang dilengkapi enam bilah baling-baling Hamilton Standard 586-F.

    Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro mengatakan pesawat CN295 memiliki lima  konfigurasi, yakni VIP, Passenger, Troops, Paratroops, dan Medical Evacuation. Konfigurasi ini telah disiapkan PTDI dan diserahkan bersamaan dengan penyerahan pesawat.

    Kapasitas untuk konfigurasi passenger adalah 50 orang, konfigurasi troops kapasitas adalah 70 orang, konfigurasi fully equipped paratroops kapasitasnya adalah 45 orang, sementara untuk konfigurasi medical evacuation mampu membawa 24 stretchers.
    Pesawat CN295 Polud ini merupakan pesawat terbang hasil kerjasama industri antara PTDI dengan Airbus Defense & Space (ADS) yang dikerjakan di kawasan produksi PTDI, Bandung.

    Dengan diserahkannya pesawat CN295, diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kepolisian Udara Republik Indonesia dalam setiap pelaksanaan operasi Kepolisian Udara. Pesawat CN295 Polud ini merupakan pesawat ke-10 yang diproduksi PTDI, dimana 9 unit pesawat CN295 sebelumnya sudah diserahkan dan dioperasikan oleh TNI AU.

    “Penggunaan hasil produksi bangsa sendiri, disamping merupakan kebanggaan nasional yang harus dipupuk dan ditingkatkan, adalah juga merupakan upaya jangka panjang bagi bangsa Indonesia untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan dari pihak luar negeri, terutama dalam memenuhi kebutuhan alat peralatan pertahanan dan alat peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujar Elfien Goentoro. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus