Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Arus Mudik Di Terminal Leuwipanjang Mulai Menurun

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/tminal.JPG

    Arus mudik di Terminal Leuwipanjang, sudah mulai mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada H-2, yaitu pada Senin 29 2011. Jumlah pemudik dalam posisi waktu tersebut tercatat 10.777 penumpang. Kondisi tersebut, jelas menurun karena dalam puncak mudik Lebaran tahun 2011 yang terjadi pada H-4, yaitu pada tanggal 27 Agustus 2011 tercatat sebanyak 19.313 penumpang. Hal demikian, diungkapkan Kepala Terminal Leuwipanjang Dishub Kota Bandung, Erick Sudjana didampingi staf Dishub Kota Bandung, Asep Saefullah dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (30/8).  

    Erick, lebih lanjut memaparkan pemudik dari Terminal Leuwipanjang, didominasi oleh pemudik yang mempergunakan bus AKDP. Jurusan yang mendominasi yaitu Bandung-Sukabumi dan Bandung Bogor. Pemudik dari Terminal Leuwipanjang, ada juga yang mempergunakan AKAP yang didominasi oleh jurusan Bandung - Merak. Namun, jumlahnya tidak sebanyak pemudik yang mempergunakan jalur AKDP. Merujuk kepada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, di Terminal Leuwipanjang untuk arus balik jumlah penumpang lebih banyak dibandingkan dalam suasana arus mudik. Untuk mengantisipasinya disiapkan bus sebanyak 10.846 unit dan bus cadangan sebanyak 40 unit. Puncak arus balik,  diperkirakan akan terjadi pada 3 September atau 4 September 2011.

    Erick, ketika ditanya perihal adanya PO yang mempergunakan tarif diluar ketentuan mengatakan hingga akan berakhirnya suasana mudik belum ada pengaduan dari masyarakat perihal adanya PO yang mempergunakan tarif di luar ketentuan. Untuk bus yang ada di Terminal Leuwipanjang, untuk bus ekonomi tidak dikenakan kenaikan tarif. Kenaikan tarif baru diberlakukan untuk bus AC antara 10% sampai 30%.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus