Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Uu akan Gulirkan Program Ajengan Masuk Sekolah

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29820.jpg

    TASIKMALAYA-Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum akan menggulirkan program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) di tingkat SMA/SMK di Jawa Barat.

    Program tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak kepada para siswa yang disampaikan langsung oleh para ajengan (kiyai).

    "Selama ini para siswa dinilai sering disibukan dengan gadjet sehingga anak-anak, khususnya SMA yang dikelola Propinsi ada pemahaman keilmuan langsung dari ulama maupun kiyai," ujarnya kepada wartawan di Desa Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Selasa malam (11/9/2018).

    Berbeda dengan siswa SMA/SMK yang non muslim, ia menuturkan pelajaran keagaamaan tersebut akan disesuaikan sehingga mampu meningkatkan keimanan para siswa.

    "Kalau non muslim misalnya pendeta masuk sekolah. Intinya ada pendidikan keagaman di sekolah masing-masing. Tujuannya meningkatkan keimanan peserta didik," tambahnya.

    Uu menyebutkan program AMS akan saling menguatkan dengan guru agama yang sudah ada di sekolah, jadi tidak akan terjadi tumpang tindih.

    Dia berharap dengan program AMS, siswa SMA di Jabar disamping memiliki imu pengetahuan yang luas juga dibekali budi pekerti. "Kami yakin setiap orang tua akan bangga jika anaknya selain pintar juga memiliki budi pekerti yang baik," imbuhnya.

    Berkenaan dengan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang, Uu juga akan menggulirkan berbagai program. Salah satunya pada puncak peringatan tersebut, akan dilaksanakan upacara khusus Hari Santri Nasional dengan inspektur upacara seorang Kiyai. 

    "Ada upacara dengan mengundang perwakilan beberapa pesantren di Jabar. Irupnya kyai langsung dan tempatnya di gasibu," katanya.

    Selain itu diadakan lomba antar pesantren se-Jawa Barat dengan hadiah utama yakni Umroh dan mobil operasional bagi santri yang berprestasi. 

    "Hadiah utamanya nanti bisa berupa  Umroh dan mobil," pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus