Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pentingnya Hubungan Media dan Public Relation

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_29996.jpg

    BANDUNG - Penetrasi informasi saat ini masih tertinggi melalui media visual khususnya televisi. Namun, secara perlahan informasi melalui internet terus meningkat.

    "Informasi yang efektif masih melalui televisi, lalu media luar ruang dan ketiga internet. Namun kedepan internet akan menyodok ke urutan kedua setelah televisi," ujar Konsultan Komunikasi Tantowi Johan dalam acara workshop media relation dan peningkatan kompetensi bank BJB dan insan pers, Sabtu (22/09).

    Namun disisi lain hoax atau berita palsu juga banyak muncul melalui media internet, seperti media sosial atau aplikasi komunikasi/chat. Disinilah peran humas dan media harus lebih erat dalam meluruskan informasi yang salah.

    "Setiap sekali hoax, harus diluruskan dengan sepuluh berita counter-nya. Jadi memang hoax itu sangat berat bagi humas dan media untuk kembali meluruskannya," jelasnya. Sehingga menurutnya perlu kecepatan dalam meluruskan berita hoax.

    Bagi pekerja media dan humas, diperlukan saluran komunikasi yang mudah dan cepat, bahkan harus selalu online selama 24 jam sehari. Sebab dengan kecepatan informasi berita yang salah dapat cepat diluruskan.

    " Kita tidak bisa mencegah perkembangan teknologi informasi, namun bisa memanfaatkannya untuk menyampaikan informasi yang baik dan benar. Disinilah perlunya kolaborasi yang baik antara media dengan humas," tuturnya. 

    Selain itu diperlukan data yang akurat bagi humas dan media sehingga dalam menyampaikan informasi bisa dipercaya dan menangkal berita hoax. (Jo)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus