Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pesan Kang Emil Untuk Kepala Daerah Baru

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30009.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Mochammad Ridwan Kamil melantik 6 Kepala Daerah hasil pemilihan kepala daerah serentak di provinsi Jawa Barat tahun 2018 di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika, Kamis (20/09). Pelantikan kepala daerah tersebut terdiri dari Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Purwakarta, sementara untuk Kotamadya terdiri dari Kota Bandung, Bekasi dan Kota Sukabumi.

    Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat menyampaikan Ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat,TNI, POLRI yang telah melaksanakan pemilihan umum dengan tertib lancar dan aman. "Inilah semangat masyarakat Jawa Barat yang mencintai tanah pasundan dan harus kita hargai," jelasnya.

    Kang Emil, sapaan akrab Gubernur, menitipkan pesan kepada kepala daerah yang baru untuk menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat.

    "Jadilah pemimpin yang mencintai rakyat. Jadilah pemimpin yang melayani rakyat bukan yang dilayani oleh rakyat. Jadilah pemimpin yang membawa kepemimpinan dari sistem di dalamnya yang penuh dengan integritas. Kami berharap 5 tahun ke depan tidak ada lagi kepala daerah yang harus berurusan dengan urusan hukum. Saya sebagai Gubernur akan mengingatkan kita semua untuk saling menjaga diri dari segala hal hal yang akan menjerumuskan," pesannya.

    Tak hanya itu gubernur pun meminta untuk menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas SDM. "Gunakan teknologi dengan proposional, kita adakan peningkatan kualitas SDM sehingga kualitas pelayanan bisa meningkat menjadi sangat profesional," katanya.

    Sementara itu Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang turut hadir dalam acara pelantikan tersebut mengucapkan selamat atas dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru di Kota Sukabumi, dirinya berharap kedepan kerjasama pembangunan bisa lebih efektif di jalankan 

    "Setiap pemerintahan harus ada koordinasi, terlebih ini adalah koordinasi percepatan pembangunan antar wilayah, terutama wilayah-wilayah perbatasan yang harus dipikirkan bersama sehingga tidak terjadi ke perbedaan pembangunan, ini harus menjadi satu kesepahaman dan sinergi dalam perencanaan," jelasnya.

    Bupati mengharapkan ke depan dari sisi perencanaan akan lebih sinkron antara pemerintahan kota dan kabupaten.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus