Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Gelar Milad Penegakan Syari’at Islam Ke 17

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30014.jpg

    KABSUKABUMI-Bulan Muharram bagi umat Islam memiliki kedudukan yang sangat strategis, karena selain merupakan bulan pertama dalam tahun Hijriyyah juga termasuk bulan yang dimuliakan, lebih khusus bagi masyarakat muslim Kabupaten Sukabumi. Bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi, bulan ini merupakan bulan dimana Penegakan Syari’at Islam dideklarasikan pada 17 tahun yang lalu yang dipelopori oleh Alim Ulama dan Tokoh Masyarakat dengan Pemerintah Daerah. 

    Demikian dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam sambutannya pada acara Milad Penegakan Syari’at Islam ke-17 Tahun 2018 yang ditandai dengan pembukaan selubung Launching Pembangunan Masjid Wisata Karanghawu oleh Bupati Sukabumi, di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (21/9).

    Pada kesempatan yang sama dilaksanakan pula penyerahan usulan draft Raperda Larangan Praktek Rentenir dan Raperda Refisi Perda Zakat dari Bupati kepada Ketua MUI Kab. Sukabumi serta dilanjutkan dengan penyerahan uang pembinaan bagi peserta berprestasi pada MTQ ke 35 Tingkat Provinsi Jawa Barat.

    Selanjutnya Bupati menyampaikan, penegakan syari’at Islam di Kabupaten Sukabumi tidak dimaksudkan untuk mendirikan negara Islam,karena Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Pancasila sebagai dasar negara adalah sesuatu yang final.

    “Penegakan syari’at Islam lebih ditekankan kepada pembiasaan dan pembudayaan nilai-nilai ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari bagi pemeluknya,” ungkapnya.

    Lebih lanjut Bupati berharap, Majelis Ulama dan BPPSI serta seluruh komponen organisasi keagamaan dapat melakukan kajian dan kegiatan sebagai upaya menggiring semangat Penegakan syari’at Islam sehingga dapat diaplikasikan dengan baik dan solutif dan dapat menjawab persoalan umat dewasa ini.

    “Kita menyadari bahwa mewujudkan Kabupaten Sukabumi Yang Religius dan Mandiri bukanlah merupakan hal yang mudah dan dapat tercapai dalam waktu yang singkat. Tapi kita meyakini untuk menjadikan Islam sebagai Manhajul Hayyah bukanlah impian yang tak mungkin kita gapai,“ tegasnya.

    Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono, Perwakilan Forkopimda Kab. Sukabumi, Para Kepala Perangkat Daerah dan camat Se Kabupaten Sukabumi, Ketua MUI, Ketua BAZNAS, Ketua DMI serta Pimpinan Organisasi keagamaan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus