Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sekda Sukabumi Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Komisi XI dan BPK RI

    https://jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30044.jpg

    KAB SUKABUMI - Bertempat di Halaman Desa Bojong Kecamatan Cikembar, Sekretaris Daerah Kab. Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si. menerima  kunjungan kerja (kunker) monitoring pembangunan pertanian dari anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan, SE  dan anggota BPK RI.  Kunker ini dilakukan dalam rangka peresmian pembangunan sarana dan prasarana air baku bantuan dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat serta serah terima  mesin pertanian bantuan dari Kementerian Pertanian RI. Senin (24/9).

    Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula penyerahan alat mesin pertanian berupa traktor roda 2, cultivator, pompa air, handsprayer serta power thereser kepada perwakilan gapoktan yang ada di Kabupaten Sukabumi oleh Sekretaris Daerah didampingi anggota Komisi XI DPR RI, Dirjen Sarana dan Prasarana Kementan dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum

    Dalam sambutannya, Sekda mengharapkan kegiatan ini bukan sekedar seremonial semata, melainkan benar-benar agar dapat memotivasi petani untuk meningkatkan produksi hasil pertanian dan melakukan percepatan olah tanah dan tanam.

    "Selanjutnya adanya usaha penurunan kehilangan hasil melalui mekanisasi pertanian sehingga sasaran luas tambah tanam dapat tercapai sehingga perbaikan mutu dan standarisasi produk pertanian berjalan ke arah yang lebih baik," ungkapnya.

    Selanjutnya dikatakannya, mekanisasi pertanian memegang  peranan penting dalam mempercepat kegiatan prapanen, panen  dan pascapanen.  Penggunaan bantuan sarana prapanen dan pascapanen yang diberikan kepada petani merupakan stimulan penerapan prapanen dan pascapanen yang baik dan benar sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi melalui peningkatan produktivitas, efisiensi kerja dan peningkatan kualitas.

    Pada kesempatan yang sama, Dirjen Sarana dan Prasarana Kementan RI Ir. Pending Dadih Permana, M.Ec  menyampaikan bahwa semua pihak yang terkait dalam kegiatan ini dapat bersama-sama melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya masing-masing, karena gerakan percepatan olah tanah dan tanam merupakan bagian hal yang terpenting karena berpacu dengan waktu.

    "Dengan adanya potensi  lahan ditambah masih adanya curah hujan, mari kita optimalkan potensi dan peluang ini dengan melakukan percepatan olah tanah dan tanam sehingga sasaran produksi untuk mewujudkan kedaulatan pangan dapat kita capai," tandasnya.

    Sementara Kepala Balai Besar Wilayah Citarum Ir Bob Arthur L mengutarakan pembangunan sarana dan prasarana air baku bantuan dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat berupa sumur bor dengan kedalaman 150 M dengan menghasilkan debit air sebesar 7 liter/detik. Adapun pelaksanaan pembangunan  sumur bor itu dimulai dari bulan April  s.d. Agustus 2018 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 1,3 M yang berasal dari APBN .

    Hadir pada kesempatan tersebut Camat Cikembar, perwakilan dari dinas Pertanian, gapoktan dan undangan lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus